Newestindonesia.co.id, Nasi putih merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Hampir setiap hari, nasi hadir di meja makan sebagai sumber energi utama. Meski terlihat sederhana, memasak nasi putih agar hasilnya lembut, pulen, dan tidak cepat basi ternyata membutuhkan teknik yang tepat. Salah satu alat yang paling umum digunakan adalah mejikom atau rice cooker. Namun, tidak sedikit orang yang masih mengalami nasi lembek, keras, atau bahkan cepat menguning.
Berikut ini tips lengkap memasak nasi putih di mejikom agar hasilnya lembut dan pulen, yang bisa diterapkan sehari-hari di rumah.
1. Pilih Jenis Beras yang Berkualitas
Langkah pertama dimulai dari pemilihan beras. Kualitas beras sangat memengaruhi tekstur nasi setelah matang. Pilih beras putih yang bersih, utuh, dan tidak banyak patah. Beras dengan kadar patahan tinggi cenderung menghasilkan nasi yang lembek.
Selain itu, perhatikan usia beras. Beras yang terlalu lama disimpan biasanya lebih kering dan membutuhkan air lebih banyak saat dimasak. Jika menggunakan beras baru, takaran air sebaiknya dikurangi agar nasi tidak terlalu lembek.
2. Cuci Beras dengan Benar
Mencuci beras adalah tahap penting yang sering disepelekan. Idealnya, beras dicuci sebanyak 2–3 kali hingga air cucian terlihat agak bening. Jangan mengucek beras terlalu keras karena dapat merusak butiran dan membuat nasi mudah hancur.
Proses pencucian ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, sisa dedak, dan kelebihan pati yang dapat membuat nasi menjadi lengket.
3. Perhatikan Takaran Air
Takaran air menjadi kunci utama untuk menghasilkan nasi yang lembut. Umumnya, perbandingan air dan beras adalah 1:1,5 atau 1:2, tergantung jenis beras dan selera. Untuk beras putih medium, perbandingan 1 gelas beras dengan 1,5 gelas air sudah cukup menghasilkan nasi pulen.
Jika ingin nasi yang lebih lembut, air bisa ditambahkan sedikit, namun jangan berlebihan karena akan membuat nasi terlalu lembek.
4. Gunakan Mejikom yang Bersih dan Layak Pakai
Kondisi mejikom juga sangat berpengaruh. Pastikan bagian dalam panci rice cooker bersih, tidak tergores parah, dan tidak berkerak. Lapisan panci yang rusak bisa membuat panas tidak merata sehingga nasi matang tidak sempurna.
Selain itu, periksa elemen pemanas mejikom. Panas yang tidak stabil dapat menyebabkan nasi bagian bawah kering sementara bagian atas masih basah.
5. Aduk Nasi Setelah Matang
Setelah mejikom berpindah dari mode “cook” ke “warm”, diamkan nasi selama 5–10 menit. Setelah itu, aduk nasi perlahan menggunakan sendok nasi sambil diangkat dan dibalik. Langkah ini membantu mengeluarkan uap air berlebih sehingga nasi tidak menggumpal dan teksturnya lebih ringan.
6. Jangan Terlalu Lama di Mode Warm
Membiarkan nasi terlalu lama di mode “warm” dapat membuat nasi menguning, kering, bahkan berbau. Jika nasi tidak langsung habis, sebaiknya aduk secara berkala dan tutup kembali mejikom dengan rapat. Untuk konsumsi lebih dari 12 jam, disarankan memanaskan ulang nasi dengan tambahan sedikit air.
7. Tambahan Tips Agar Nasi Lebih Wangi
Untuk aroma nasi yang lebih harum, Anda bisa menambahkan beberapa tetes minyak goreng atau sedikit margarin sebelum memasak. Selain membuat nasi tidak mudah lengket, cara ini juga memberikan aroma yang lebih menggugah selera.
Beberapa orang juga menambahkan daun pandan yang diikat simpul ke dalam beras sebelum dimasak untuk memberikan aroma alami khas nasi tradisional.
8. Sesuaikan dengan Kebutuhan Sehari-hari
Jika memasak nasi untuk keperluan harian, sebaiknya masak dalam jumlah secukupnya. Nasi yang baru matang dan masih hangat tentu memiliki rasa dan tekstur terbaik dibanding nasi yang disimpan terlalu lama.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, memasak nasi putih di mejikom tidak lagi menjadi hal yang sulit. Hasil nasi yang lembut, pulen, dan wangi akan membuat aktivitas makan sehari-hari menjadi lebih nikmat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login