Newestindonesia.co.id – Jatim, Sebuah insiden kecelakaan kerja membuat kegaduhan di salah satu industri penggilingan bakso di Kelurahan Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu pagi (1/2/2026). Seorang pekerja bernama Khoirudin (38) mengalami kecelakaan saat tangan kirinya tersangkut di mesin penggiling daging.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB, ketika korban sedang menjalankan tugasnya di lokasi kerja. Ketika mesin giling sedang beroperasi, tiba-tiba tangan kiri korban terjebak di bagian gilingan. Melihat kondisi itu, rekan kerja segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.
Tim Damkar Cepat Bergerak
Mendapat laporan, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Blitar langsung menuju lokasi kejadian. Menurut Kasi Penanggulangan dan Investigasi Damkar Kabupaten Blitar, Tedy Prasojo, petugas tiba sekitar pukul 10.50 WIB dan langsung menyiapkan proses evakuasi.
“Hari ini sekitar pukul 10.50 WIB, kami tiba di lokasi dan langsung menyiapkan untuk evakuasi. Posisi tangan korban masih berada di mesin giling daging,” ujar Tedy saat dikonfirmasi, Minggu (1/2/2026) dikutip melalui detikJatim.
Korban ketika itu masih berdiri dengan tangan kiri yang terjebak di dalam mesin. Petugas gabungan antara Damkar dan tim medis rumah sakit segera memulai upaya penyelamatan.
Proses Evakuasi yang Tidak Mudah
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam. Petugas harus memotong beberapa bagian mesin untuk membebaskan tangan korban. Upaya ini berjalan dengan penuh kehati-hatian agar tidak memperparah kondisi luka.
“Proses evakuasi kurang lebih sekitar 1 jam. Petugas harus memotong dulu beberapa bagian mesin giling. Korban kooperatif, dibantu dengan petugas medis juga,” jelas Tedy.
Setelah perjuangan panjang, tangan kiri korban berhasil dikeluarkan dari mesin giling.
Kondisi Korban dan Tindakan Medis
Setelah berhasil dievakuasi, Khoirudin langsung dibawa ke Rumah Sakit Tulungagung untuk tindakan medis lebih lanjut. Menurut Tedy, kondisi tangan korban mengalami luka cukup serius. Beberapa jari di telapak tangan kiri dilaporkan putus.
“Sepertinya ada beberapa jari yang putus, sekilas jari telunjuk putus. Bagian telapak tangan kiri, namun sudah ditangani pihak rumah sakit,” tambah Tedy.
Belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait kondisi terbaru korban.
Imbauan Keselamatan Kerja
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya kedisiplinan protokol keselamatan kerja, terutama saat menangani peralatan berat dan mesin berputar cepat. Pihak berwenang diharapkan melakukan evaluasi terhadap SOP di pabrik atau industri untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login