Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Bahlil Didukung Akademisi, PLTN Dinilai Strategis Untuk Swasembada Energi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan sebelum bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/2/2025). Dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan reformasi subsidi LPG agar lebih tepat sasaran dan tidak lagi disalahgunakan pihak-pihak tertentu. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Spt.(Galih Pradipta)

Newestindonesia.co.id – Jatim, Sejumlah akademisi dari berbagai universitas di Surabaya menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Dukungan ini disampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Swasembada Energi di Era Prabowo: Antara Agenda Strategis dan Tantangan Implementasi”, Minggu (1/2/2026).

Narasi tersebut menyusul wacana pemerintah yang tengah mempertimbangkan energi nuklir sebagai bagian dari kebijakan diversifikasi energi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN) Bahlil Lahadalia.

Keunggulan Nuklir Menurut Akademisi

Ary Bachtiar Krishna Putra, peneliti dari Laboratorium Rekayasa Termal dan Sistem Energi (RTSE) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), menjelaskan bahwa keunggulan PLTN terletak pada densitas energi tinggi dan kemampuan menghasilkan listrik dalam jumlah besar hanya dengan bahan bakar minimal.

“PLTN itu unggul dari sisi densitas energi. Dengan bahan bakar yang sangat kecil, kita bisa menghasilkan listrik dalam jumlah besar dan stabil,” ujar Ary.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga menekankan, PLTN termasuk energi yang bersih secara emisi karena tidak menghasilkan karbon dioksida pada proses pembangkitan listrik — menjadi relevan dengan target penurunan emisi nasional.

Tantangan Teknologi dan Persepsi Publik

Ary menyatakan bahwa tantangan utama bukan pada sisi teknologi, melainkan pada penentuan lokasi, kesiapan infrastruktur, dan integrasi dengan kawasan industri. Ia juga menyinggung isu persepsi negatif masyarakat tentang bahaya nuklir:

“Teknologi sekarang jauh lebih aman dibanding masa lalu. Sistemnya makin otomatis, kontrolnya ketat… jika dibandingkan, pembangkit fosil justru jauh lebih mencemari,” tegasnya.

Dampak Ekonomi Nuklir

Hendry Cahyono, ekonom Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menilai bahwa energi nuklir bisa membantu stabilitas ekonomi nasional:

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jika listrik dari PLTN lebih efisien, masyarakat tentu akan memilih karena lebih terjangkau… indikator kesejahteraan paling sederhana adalah harga. Kalau listrik murah, itu terasa langsung,” ujar Hendry.

Baca juga:  Duh! Ustaz Di Indramayu Cabuli Anak 16 Tahun, Ketahuan Dari Percakapan Di Handphone

Menurutnya, PLTN potensial membantu pemenuhan elektrifikasi 100 persen, terutama di wilayah Indonesia Timur. Jika kapasitas produksi listrik melebihi kebutuhan domestik, peluang ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura terbuka.

Peran Pemerintah dan Tata Kelola Kebijakan

Dosen dan peneliti kebijakan publik Unesa, Ahmad Nizar Hilmi, menilai penunjukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Harian DEN bisa menyatukan perencanaan dan pelaksanaan kebijakan energi di Indonesia.

“Kalau bicara teknis, mungkin bisa efektif (Menteri ESDM juga menjabat Ketua Harian DEN),” kata Nizar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meski demikian, ia menekankan perlunya tata kelola, transparansi kebijakan, dan edukasi publik terkait proyek strategis yang bernilai investasi besar. Informasi seperti aktor industri, vendor teknologi, serta tender proyek harus jelas kepada publik.

Nizar juga menyebut potensi cadangan uranium di Kalimantan Barat sebagai sumber daya utama PLTN, sambil mengingatkan pentingnya mitigasi keselamatan dan edukasi masyarakat agar tidak takut terhadap teknologi nuklir.

Konteks Kebijakan Energi Indonesia

Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah memperluas peta energi nasional, dimana energi nuklir kini menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) di bawah DEN. Bahlil menyatakan bahwa DEN akan memberi masukan kebijakan nuklir yang akan dibahas dalam sesi pleno bersama Presiden Prabowo Subianto.

Beberapa laporan juga menyebutkan pemerintah menargetkan pembangkit nuklir mulai beroperasi antara tahun 2030 hingga 2032, sebagai bentuk diversifikasi energi untuk keamanan energi jangka panjang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sumber: Berbagai Sumber, (DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id – Jatim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gelombang cuaca ekstrem yang berpotensi mengguyur wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jatim, Warga Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Jawa Timur digegerkan oleh sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan penggerebekan sepasang sejoli...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jatim, Sebuah video rekaman CCTV yang menunjukkan penganiayaan terhadap seorang pria asal Sidoarjo di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, Jawa Timur...

Regional

Newestindonesia.co.id, Jejak pelarian A, pria yang diduga membunuh ibu kandungnya sendiri, terus diburu polisi hingga melebar ke luar wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pengejaran...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Tokoh muslim Tionghoa Jusuf Hamka atau yang akrab dipanggil Babah Alun menyatakan dukungannya terhadap keputusan Pemerintah Indonesia untuk bergabung dengan Board...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jatim, Seorang istri muda berinisial EA (19) melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke polisi setelah dianiaya suaminya sendiri, D (18). Kasus ini...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pemerintah provinsi akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dengan melarang pemasangan spanduk maupun bendera partai...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menata ulang manajemen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilainya selama ini tidak efisien dan merugikan negara....

Advertisement