Newestindonesia.co.id, Raksasa industri kedirgantaraan AS, Boeing Co., melaporkan hasil keuangan kuat untuk kuartal keempat tahun 2025, termasuk pendapatan yang melonjak 57% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, mencatatkan revenue tertinggi sejak 2018 dan menandai momentum pemulihan setelah beberapa tahun tekanan operasional dan reputasi.
Kinerja Keuangan Kuartal IV 2025
Menurut laporan resmi yang dirilis Boeing pada 27 Januari 2026:
- Pendapatan kuartal IV 2025: US$23,9 miliar, naik 57% dari US$15,2 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
- Pendapatan bersih GAAP: US$8,22 miliar (laba), berbalik dari rugi US$3,86 miliar pada kuartal IV 2024.
- Pendapatan per saham (Diluted EPS): US$10,23, dibanding rugi US$5,46 tahun lalu.
Laba dan EPS tersebut dipengaruhi secara signifikan oleh keuntungan penjualan aset Digital Aviation Solutions, yang memberikan dorongan besar dalam hasil akhir kuartal.
Deliveries Tertinggi dalam 7 Tahun
Boeing memperkuat performa komersialnya dengan 160 unit pesawat komersial ter-deliveri pada kuartal IV, bagian dari total 600 unit untuk sepanjang tahun 2025 — tertinggi sejak 2018.
Peningkatan ini mencerminkan stabilisasi produksi, khususnya pada seri 737 MAX dan 787 Dreamliner:
- 737: 117 unit kuartal IV, total 447 unit for 2025.
- 787: 27 unit kuartal IV, total 88 unit for 2025.
Backlog Pemesanan Rekor
Per 31 Desember 2025, Boeing mencatat backlog pesanan sebesar US$682 miliar, didorong oleh kuatnya permintaan global terhadap pesawat komersial.
Komentar Manajemen
Boeing menegaskan momentum pemulihan masih berlanjut. Dalam pernyataan resminya, Presiden dan CEO Boeing Kelly Ortberg mengatakan:
“Kami telah mencapai kemajuan signifikan dalam pemulihan kami pada tahun 2025 dan telah meletakkan fondasi untuk mempertahankan momentum kami di tahun mendatang.”
Ortberg menambahkan bahwa perusahaan kini berfokus pada stabilitas operasi, penyelesaian program pengembangan pesawat, serta membangun kepercayaan kembali di antara regulator dan pelanggan global.
Performa Divisi Utama
1. Commercial Airplanes
- Pendapatan kuartal IV: US$11,4 miliar.
- Produksi & deliveri meningkat, termasuk persetujuan FAA untuk melanjutkan flight testing 737-10.
2. Defense, Space & Security
- Pendapatan kuartal IV: US$7,4 miliar.
- Kontrak baru termasuk 15 KC-46A tanker dan 96 helikopter AH-64E Apache.
3. Global Services
- Pendapatan kuartal IV: US$5,2 miliar, dengan margin operasional 202,4%.
Aliran Kas dan Neraca
Boeing melaporkan arus kas operasi positif US$1,33 miliar dan free cash flow non-GAAP US$0,4 miliar pada kuartal IV. Aset kas dan setara kas juga meningkat menjadi US$29,4 miliar.
Reaksi Pasar dan Tantangan
Meskipun hasil earnings mengejutkan, pasar bereaksi kurang antusias karena banyak keuntungan berasal dari penjualan aset, bukan operasi inti. Laporan pasar menunjukkan saham Boeing tetap volatile pascailnnya earnings diumumkan.
Tantangan lain termasuk kebutuhan penyelesaian sertifikasi model baru, stabilisasi rantai pasokan, dan kompetisi sengit dengan rivalnya di Eropa, Airbus.
Boeing telah menorehkan kuartal keempat penuh positif dengan pendapatan dan laba yang kuat, didorong oleh lonjakan deliveri pesawat dan transaksi strategis. Namun, kepulihan operasional sejati masih menuntut penyelesaian program pengembangan pesawat baru, konsolidasi produksi, dan penguatan kepercayaan pelanggan global.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login