Newestindonesia.co.id – Jabar, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi penanaman 350 pohon mangrove di kawasan pesisir Dusun Tangkolak, Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-35 Adira Finance dan implementasi program keberlanjutan perusahaan, Sayang Bumiku, yang sudah berjalan sejak 2020.
Penanaman mangrove berlangsung pada 20 November 2025, dengan melibatkan perwakilan Adira Finance, tim LindungiHutan, serta masyarakat setempat. Bibit yang ditanam adalah Rhizophora mucronata, spesies mangrove yang dikenal mampu menguatkan garis pantai dan menahan laju abrasi.
Tema dan Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini mengusung tema “35 Years: Growing in Harmony for A Sustainable Future”, mencerminkan perjalanan perusahaan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis tetapi juga pada kontribusi sosial dan lingkungan. Melalui program ini, Adira Finance berupaya menerjemahkan tanggung jawab sosial perusahaan ke dalam aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan.
Adira Finance menjalankan aksi ini bekerja sama dengan LindungiHutan, sebuah lembaga lingkungan yang mendukung pelestarian hutan dan ekosistem mangrove. Kolaborasi ini memungkinkan dampak penanaman pohon dipantau secara berkala mulai dari perencanaan hingga monitoring dan pelaporan.
Mengapa Mangrove Penting di Karawang?
Dusun Tangkolak merupakan wilayah pesisir yang secara tradisional menjadi tempat bermukim komunitas nelayan dan memiliki potensi wisata bahari. Namun kawasan ini juga menghadapi tantangan serius berupa abrasi pantai dan banjir rob yang mengancam permukiman dan mata pencaharian warga pesisir.
Sejak 2019, LindungiHutan bekerja sama dengan masyarakat setempat melakukan penanaman mangrove sebagai upaya pemulihan ekosistem pesisir. Mangrove berperan penting dalam menahan gelombang laut, mengurangi dampak banjir rob, dan memperbaiki struktur tanah pesisir yang rusak.
Pelibatan Komunitas dan Dampak Sosial-Ekonomi
Dalam kegiatan penanaman pohon, masyarakat lokal dilibatkan secara langsung dari tahap persiapan lahan hingga perawatan. Selain manfaat ekologis, partisipasi tersebut membuka peluang kerja, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan mendorong pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di kawasan pesisir.
Dari hasil penanaman 350 mangrove tersebut, tercatat karbon yang terserap mencapai 9,82 kg CO₂eq – sebuah gambaran nyata kontribusi Adira Finance terhadap mitigasi perubahan iklim melalui aksi penanaman pohon.
Peran Ekologis dan Ekonomi Mangrove
Mangrove Rhizophora mucronata memiliki peran ekologis penting. Akar tunjangnya menahan sedimen dan meredam gelombang laut, sekaligus melindungi daratan dari abrasi dan banjir rob. Ekosistem mangrove juga menjadi habitat bagi beragam biota pesisir, serta terkenal sebagai penyerap karbon yang efektif.
Selain fungsi ekologis, mangrove juga berkontribusi secara ekonomi. Kayu dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tradisional, seperti bahan bangunan, kayu bakar, dan arang. Keberadaan hutan mangrove juga menjadi modal penting bagi pengembangan usaha ekowisata mangrove dan wisata bahari di Karawang.
Program CSR dan Keberlanjutan Adira Finance
Aksi penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program CorporaTree, skema CSR yang memungkinkan perusahaan menjalankan kegiatan penghijauan secara terukur dan transparan, dengan laporan perkembangan pohon serta estimasi serapan karbon.
Program Sayang Bumiku yang menjadi pilar keberlanjutan Adira Finance tidak hanya berfokus pada kegiatan CSR biasa, tetapi juga upaya kolektif untuk menciptakan dampak jangka panjang yang menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan ekologis.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login