Newestindonesia.co.id, Pemerintah mempercepat upaya pemulihan konektivitas pascabanjir yang melanda wilayah di Sumatera Barat melalui percepatan pembangunan jembatan darurat. Pekerjaan ini dilakukan agar akses warga kembali normal dan kegiatan ekonomi serta sosial dapat segera pulih.
Langkah strategis tersebut diambil menyusul putusnya sejumlah akses transportasi akibat banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah. Pembangunan jembatan darurat menjadi prioritas utama untuk memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik.
“Pembangunan jembatan darurat terus dipercepat sehingga masyarakat yang terdampak bisa segera kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar salah satu pejabat terkait.
Upaya ini melibatkan berbagai pihak termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan setempat. Mereka bekerja bersama untuk memastikan jembatan segera selesai dibangun dan dapat dilintasi kendaraan ringan maupun berat dengan aman.
Pembangunan jembatan ini sebagian besar menggunakan struktur bailey sementara — rangka baja modular yang dapat dipasang cepat di lokasi kritis. Sistem ini dipilih karena kemampuannya untuk menahan beban cukup besar dan dipasang relatif lebih cepat dibandingkan konstruksi permanen.
Selain itu, masyarakat setempat juga dilibatkan dalam proses pembangunan, yang tidak hanya mempercepat pelaksanaan pekerjaan tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang dibuat.
Percepatan pemulihan akses ini dinilai penting untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terhambat sejak bencana terjadi. Pemerintah berharap, setelah jembatan darurat rampung, arus transportasi dan distribusi barang kebutuhan pokok akan kembali lancar.
Sumber: Berbagai Sumber, (DAW)




You must be logged in to post a comment Login