Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

69 Korban Banjir Di Makassar Terserang Penyakit Kulit Dan Gangguan Pernapasan

Foto: Banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. (Nurul Hidayah/detikSulsel)

Newestindonesia.co.id, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mencatat 69 korban banjir di Kecamatan Biringkanaya mengalami beragam gangguan kesehatan, termasuk keluhan gangguan pernapasan dan gatal-gatal pasca-banjir yang melanda wilayah itu.

Data ini diperoleh selama operasional posko pengungsian banjir pada 11–13 Januari 2026, di mana tim medis aktif memberikan penanganan di lima posko pengungsian. Titik pelayanan kesehatan itu tersebar di SDN Paccerakkang, Kantor Lurah Katimbang, Masjid Lailatul Qadar BTP Blok AF, Masjid Nurul Ikhlas Kodam III, dan Kantor Lurah Paccerakkang.

“Kami mencatat jumlah warga yang dilayani itu sebanyak 69 orang,” ujar Kepala Dinkes Makassar, Nursaidah Sirajuddin, kepada detikSulsel, Rabu (14/1/2026).

Beragam Keluhan Kesehatan Usai Banjir

Menurut Nursaidah, jenis penyakit yang diderita para pengungsi beragam. Keluhan yang paling banyak ditangani mencakup:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Dermatitis atau penyakit kulit seperti gatal-gatal
  • Common cold (penyakit saluran pernapasan)
  • Dyspepsia (penyakit pencernaan)
  • Cephalgia (nyeri kepala)
  • Nevralgia (nyeri tulang/otot)

“Penyakit yang banyak ditangani kemarin di posko pengungsian itu dermatitis atau gatal-gatal, common cold (penyakit saluran pernapasan), dyspepsia (penyakit pencernaan), cephalgia (nyeri kepala), nevralgia (atau) nyeri-nyeri tulang,” tutur Nursaidah.

Rincian Kasus yang Ditangani Posko

Berdasarkan data Puskesmas Paccerakkang per 13 Januari 2026, rincian kasus penyakit yang muncul di pengungsian antara lain:

  • Faringitis (radang tenggorokan): 18 kasus
  • Myalgia (nyeri otot): 13 kasus
  • Tinea pedis (kutu air): 12 kasus
  • Hipertensi (darah tinggi): 12 kasus
  • Dispepsia (gangguan pencernaan): 8 kasus
  • Dermatitis (gatal-gatal): 8 kasus
  • Batuk: 8 kasus
  • Cephalgia (sakit kepala): 7 kasus
  • Luka: 3 kasus
  • Gastritis (radang lambung): 1 kasus

Kasus Serius dan Rujukan Rumah Sakit

Selain keluhan umum akibat dampak banjir, tim medis juga menemukan dua warga yang harus dirujuk ke rumah sakit karena kondisi kesehatan serius yang memburuk saat berada di pengungsian.

Baca juga:  Ikan Purba Coelacanth Ditemukan Oleh Tim Ilmuwan Unpatti, Hidup Pertama Di Indonesia

“Ada dua warga yang kami rujuk karena memang penyakitnya kronis yang sebelumnya memang sudah sakit,” jelas Nursaidah. Dia menegaskan bahwa kondisi ini bukan akibat banjir secara langsung, tetapi merupakan penyakit yang telah dialami sebelum bencana.

Satu warga dirujuk ke RSUD Wahidin, dan satu lainnya ke Rumah Sakit Daya agar mendapat perawatan intensif lebih lanjut.

Posko Kesehatan Ditutup, Waspada Dini Tetap Ditekankan

Dengan membaiknya kondisi di lokasi bencana, semua posko kesehatan di lima titik pengungsian telah ditutup. Namun, Dinkes Makassar memastikan siap bergerak cepat kembali jika terjadi bencana susulan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Untuk per tanggal 13 Januari di jam 20.30 Wita posko pengungsian di Kelurahan Katimbang sudah kosong, begitu juga di Kelurahan Paccerakkang,” tutup Nursaidah.

Editor: DAW

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement