Newestindonesia.co.id, Masa depan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kembali menjadi sorotan publik sepak bola Inggris. Kali ini, vokalis band legendaris Oasis, Liam Gallagher, ikut memberikan komentar terkait rumor yang menyebut Guardiola akan meninggalkan Manchester City pada akhir musim.
Rumor tersebut berkembang dalam beberapa pekan terakhir setelah muncul spekulasi bahwa Guardiola siap mengakhiri era panjangnya bersama Manchester City. Pelatih asal Spanyol itu sendiri masih memiliki kontrak hingga 2027, namun pembahasan soal masa depannya terus mencuat di media Inggris.
Liam Gallagher, yang dikenal sebagai penggemar fanatik Manchester City, menanggapi rumor tersebut melalui media sosial X. Ia membalas unggahan yang menyebut musim ini akan menjadi musim terakhir Guardiola bersama City.
“Lucu juga karena saya baru saja menelepon dia dan dia mengatakan sebaliknya,” tulis Gallagher seperti dikutip melalui Associated Press, Jumat (8/5/2026).
Komentar tersebut langsung memicu perhatian besar publik Inggris. Meski belum jelas apakah Liam bercanda atau serius, pernyataannya bahkan menjadi headline sejumlah tabloid olahraga Inggris. Tidak lama kemudian, Gallagher kembali menambahkan komentar lain.
“Dia hanya ingin bilang kepada saya supaya tidak percaya rumor-rumor jahat itu,” lanjutnya.
Masa depan Guardiola memang menjadi salah satu topik terbesar di sepak bola Inggris musim ini. Setelah hampir satu dekade menangani Manchester City dan mempersembahkan 16 gelar utama, banyak pihak mulai mempertanyakan apakah Guardiola akan melanjutkan proyeknya di Stadion Etihad.
Spekulasi semakin menguat setelah Manchester City mengalami hasil kurang konsisten di sejumlah kompetisi musim ini. Bahkan beberapa analis dan presenter sepak bola Inggris sempat meyakini Guardiola akan pergi pada akhir musim.
Namun Guardiola beberapa kali memberi sinyal berbeda. Pada Maret lalu, usai kekalahan Manchester City dari Real Madrid di Liga Champions, Guardiola sempat melontarkan komentar bernada satir soal tekanan terhadap dirinya.
“Semua orang ingin memecat saya,” kata Guardiola.
“Suatu hari nanti saya akan keluar dan berkata, ‘Selamat tinggal semuanya’,” lanjutnya.
Di sisi lain, Guardiola juga pernah mengatakan dirinya masih termotivasi membangun skuad Manchester City dan merasa lebih berenergi dibanding beberapa tahun terakhir.
Selama melatih Manchester City sejak 2016, Guardiola sukses mengubah klub tersebut menjadi salah satu kekuatan dominan di Eropa. Ia membawa City memenangkan berbagai trofi domestik dan Eropa, termasuk beberapa gelar Liga Inggris dan Liga Champions. Masa baktinya di City juga menjadi periode terlama sepanjang karier kepelatihannya, setelah sebelumnya menangani FC Barcelona dan Bayern Munich.
Kedekatan Guardiola dengan Liam Gallagher sendiri sudah lama diketahui publik. Guardiola beberapa kali terlihat menghadiri konser Oasis dan sempat mengungkapkan kekagumannya terhadap band asal Manchester tersebut.
Kini, dengan rumor yang terus berkembang, masa depan Guardiola masih menjadi tanda tanya besar bagi para pendukung Manchester City. Namun komentar Liam Gallagher setidaknya memberi sedikit harapan bagi fans City bahwa Guardiola belum akan pergi dalam waktu dekat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


