Ia kemudian diturunkan di Stasiun Solo dan dibawa ke RS Triharsi Surakarta untuk mendapatkan perawatan medis.
Beruntung, tidak ada luka yang mengancam nyawa, tapi dampak psikologis dan fisiknya tentu tidak ringan. Dalam unggahannya, Widya menekankan bahwa insiden ini bukan perkara kecil.
“Ini nyawa taruhannya. Satu tindakan sembrono bisa membahayakan banyak orang,” ujarnya.
Unggahan Widya jadi viral setelah dibagikan ulang ke beberapa akun media sosial, salah satunya di akun Instagram @info.jabodetabek pada Senin. Perlu diketahui, tindakan melempar batu ke kereta api merupakan tindak pidana berat.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (KAI Daop) 6 Yogyakarta akan memproses hukum pelaku pelemparan batu ke KA Sancaka yang menyebabkan dua penumpang terkena serpihan kaca saat kereta melintas di antara Stasiun Klaten dan Srowot pada Minggu.
