Newestindonesia.co.id, Gulai kambing merupakan salah satu hidangan khas Nusantara yang digemari banyak orang karena rasanya yang gurih dan kaya rempah. Namun, di balik kelezatannya, muncul pertanyaan yang sering diperbincangkan: apakah makan gulai kambing bisa menyebabkan kolesterol tinggi? Apakah ini sekadar mitos, atau memang fakta yang perlu diwaspadai? Berikut penjelasan lengkapnya.
Kandungan Gizi Daging Kambing
Daging kambing sebenarnya memiliki kandungan gizi yang cukup baik. Dalam porsi wajar, daging kambing mengandung:
- Protein tinggi untuk pembentukan otot
- Zat besi yang membantu mencegah anemia
- Vitamin B12 untuk kesehatan saraf
- Lemak yang relatif lebih rendah dibanding daging sapi
Menariknya, kolesterol daging kambing mentah tidak setinggi yang sering diasumsikan, bahkan pada beberapa bagian bisa lebih rendah dibanding daging merah lainnya.
Fakta: Kenapa Gulai Kambing Dianggap Tinggi Kolesterol?
Masalah utama gulai kambing bukan hanya pada dagingnya, tetapi pada cara pengolahan dan bahan tambahannya, yaitu:
- Santan kental
Santan mengandung lemak jenuh tinggi. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat). - Proses memasak lama
Gulai dimasak dalam waktu lama sehingga lemak dari daging dan santan semakin menyatu. - Porsi berlebihan
Makan gulai kambing dalam jumlah besar sekaligus meningkatkan asupan lemak dan kalori.
Kesimpulan: Gulai kambing bisa meningkatkan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan dan terlalu sering, bukan semata-mata karena daging kambingnya.
Mitos yang Perlu Diluruskan
Mitos: Daging kambing selalu lebih berbahaya daripada daging sapi
Fakta: Dalam kondisi tanpa santan dan dimasak sehat, daging kambing bisa lebih rendah lemak dibanding sapi
Mitos: Sekali makan gulai kambing langsung kolesterol naik
Fakta: Kolesterol dipengaruhi pola makan jangka panjang, bukan satu kali konsumsi
Tips Aman Mengonsumsi Gulai Kambing
Agar tetap bisa menikmati gulai kambing tanpa khawatir kolesterol, lakukan tips berikut:
- Batasi konsumsi (tidak terlalu sering)
- Pilih santan encer atau kurangi jumlah santan
- Imbangi dengan sayur dan buah berserat tinggi
- Hindari minum minuman manis atau gorengan setelahnya
- Perbanyak aktivitas fisik setelah konsumsi makanan berlemak
Siapa yang Perlu Lebih Waspada?
Beberapa kelompok sebaiknya lebih berhati-hati saat mengonsumsi gulai kambing, seperti:
- Penderita kolesterol tinggi
- Penderita hipertensi
- Penderita penyakit jantung
- Lansia
Untuk kelompok ini, konsultasi dengan tenaga medis sangat disarankan.
Kesimpulan
Makan gulai kambing bisa meningkatkan kolesterol, tetapi bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Ini bukan sekadar mitos, melainkan fakta yang bergantung pada porsi, frekuensi, dan cara memasak. Dengan konsumsi bijak dan pola hidup sehat, gulai kambing tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login