Newestindonesia.co.id, Kebiasaan onani atau masturbasi sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, salah satunya infeksi kandung kemih. Banyak orang bertanya-tanya apakah terlalu sering melakukan masturbasi benar-benar bisa menyebabkan infeksi saluran kemih atau hanya sekadar mitos.
Secara umum, masturbasi bukan penyebab langsung infeksi kandung kemih. Namun, aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko iritasi atau infeksi apabila kebersihan organ intim tidak dijaga dengan baik.
Infeksi kandung kemih merupakan salah satu jenis infeksi saluran kemih (ISK) yang biasanya terjadi akibat bakteri masuk ke saluran kemih. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, urine keruh, hingga rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah.
Saat masturbasi dilakukan dengan tangan atau alat yang kurang bersih, bakteri bisa berpindah ke area genital dan berpotensi masuk ke saluran kemih. Risiko ini dapat meningkat apabila terjadi gesekan berlebihan yang menyebabkan iritasi pada area sensitif.
Selain itu, penggunaan alat bantu seksual yang tidak higienis juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi. Karena itu, menjaga kebersihan sebelum dan sesudah masturbasi sangat penting dilakukan.
Beberapa langkah yang dapat membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih antara lain:
- Mencuci tangan sebelum dan sesudah masturbasi
- Membersihkan organ intim secara rutin
- Menghindari penggunaan alat bantu seksual yang kotor
- Tidak melakukan gesekan berlebihan pada area intim
- Memperbanyak konsumsi air putih
Masturbasi yang dilakukan secara berlebihan juga dapat memicu lecet, iritasi, hingga rasa nyeri pada organ intim. Kondisi tersebut dapat membuat area sekitar uretra lebih sensitif terhadap bakteri.
Meski begitu, tidak ada bukti medis yang menyebutkan bahwa frekuensi masturbasi saja secara langsung menyebabkan infeksi kandung kemih. Faktor utama yang lebih berpengaruh biasanya berkaitan dengan kebersihan, iritasi, dan kondisi kesehatan masing-masing individu.
Apabila muncul gejala seperti nyeri saat buang air kecil, demam, urine berdarah, atau nyeri berkepanjangan setelah masturbasi, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Menjaga kebersihan organ intim dan memahami kesehatan reproduksi menjadi langkah penting untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan, termasuk infeksi saluran kemih.
(DAW)
Catatan: Artikel ini hanya ditujukan sebagai edukasi kepada pembaca berumur 21+
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


