Newestindonesia.co.id, Anyang-anyangan dikenal sebagai keluhan sering buang air kecil disertai rasa tidak tuntas atau nyeri. Kondisi ini umumnya dikaitkan dengan gangguan saluran kemih. Namun, tidak sedikit orang yang mengalami anyang-anyangan justru saat ambeien (wasir) sedang kambuh. Lalu, apa hubungan keduanya?
Hubungan Ambeien dan Anyang-Anyangan
Ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di area anus dan rektum. Saat kambuh, peradangan ini tidak hanya menimbulkan nyeri saat buang air besar, tetapi juga dapat memicu keluhan di organ sekitar, termasuk kandung kemih.
Secara anatomi, rektum, anus, dan kandung kemih berada sangat berdekatan. Ketika terjadi pembengkakan dan peradangan akibat ambeien, saraf di area panggul bisa ikut teriritasi, sehingga memicu sensasi ingin buang air kecil terus-menerus.
Penyebab Anyang-Anyangan Saat Ambeien Kambuh
Beberapa faktor yang menjelaskan kondisi ini antara lain:
- Tekanan pada Saraf Panggul
Pembengkakan ambeien dapat menekan saraf yang juga berperan dalam refleks buang air kecil, sehingga timbul rasa tidak nyaman di kandung kemih. - Ketegangan Otot Dasar Panggul
Nyeri akibat ambeien sering membuat seseorang menahan buang air besar. Kebiasaan ini menyebabkan otot panggul menegang dan memengaruhi kontrol kandung kemih. - Konstipasi atau Sembelit
Ambeien sering dipicu sembelit. Tumpukan feses di rektum dapat menekan kandung kemih dan menimbulkan rasa ingin buang air kecil lebih sering. - Peradangan Menyebar
Meski tidak langsung menyerang saluran kemih, peradangan di sekitar anus dapat menimbulkan sensasi nyeri yang menjalar ke area bawah perut.




You must be logged in to post a comment Login