Newestindonesia.co.id, Serial One Piece live action Season 2 menghadirkan sejumlah kejutan besar bagi para penggemar. Beberapa karakter penting dari cerita asli manga karya Eiichiro Oda muncul lebih awal dibandingkan timeline aslinya.
Salah satu kejutan terbesar adalah kemunculan Sabo dalam adegan di Loguetown. Dalam serial tersebut, sosok pria dengan topi tinggi dan kacamata pelindung terlihat berada di tengah kerumunan saat momen eksekusi Luffy oleh Buggy. Kemunculan ini menjadi detail kecil yang langsung disadari oleh penggemar lama One Piece.
Padahal dalam cerita manga dan anime, Sabo dewasa baru diperkenalkan ratusan chapter setelah alur awal petualangan Luffy. Karena itu, kehadirannya di musim kedua versi live action menjadi salah satu elemen yang cukup mengejutkan bagi para penonton.
Bartolomeo Juga Tampil Lebih Awal
Selain Sabo, karakter lain yang juga muncul lebih cepat adalah Bartolomeo. Dalam manga, karakter ini baru diperkenalkan pada arc Dressrosa. Namun dalam serial live action Season 2, Bartolomeo sudah terlihat berada di Loguetown.
Dalam salah satu adegan, Bartolomeo sempat mencoba mencopet Nami. Namun upayanya justru gagal karena ia yang akhirnya menjadi korban copet sang navigator kru Topi Jerami.
Karakter tersebut juga terlihat sangat terpukau ketika menyaksikan Luffy berhasil selamat dari eksekusi di panggung hukuman. Momen inilah yang kemudian menjadi awal dari obsesinya sebagai penggemar berat Luffy.
Dalam manga, latar belakang Bartolomeo memang menyebutkan bahwa ia pernah menyaksikan langsung peristiwa di Loguetown. Hal itu bahkan sempat ditampilkan dalam bentuk kilas balik pada chapter 720.
Brook dan Masa Lalu Laboon Ikut Disinggung
Kejutan lain datang dari kemunculan Brook. Meski karakter musisi kerangka tersebut belum bergabung secara langsung dengan kru Topi Jerami, keberadaannya diperlihatkan melalui kilas balik yang berkaitan dengan paus raksasa Laboon.
Adegan ini muncul ketika kru Topi Jerami bertemu dengan Laboon di Reverse Mountain. Melalui cerita Crocus tentang Bajak Laut Rumbar, penonton diperlihatkan sekilas masa lalu Brook saat ia masih menjadi manusia sebelum berubah menjadi mayat hidup.
Bagi penggemar lama, detail ini menjadi salah satu petunjuk menarik tentang masa depan cerita yang akan muncul dalam serial live action.
Easter Egg untuk Penggemar Lama
Langkah memperkenalkan sejumlah karakter lebih awal ini disebut sebagai bagian dari strategi tim produksi untuk memperkaya dunia cerita One Piece dalam versi live action.
Dilansir dari ScreenRant, editor serial One Piece Live Action Season 2, Eric Litman, menyebut kemunculan karakter-karakter tersebut sebagai bentuk easter egg bagi para penggemar manga maupun anime.
Dengan memperkenalkan karakter penting sejak awal, alur cerita terasa lebih saling terhubung dan memberi pengalaman berbeda bagi penonton yang sudah mengenal kisah One Piece sebelumnya.
Pendekatan ini juga menunjukkan bagaimana tim produksi mencoba menjaga kedalaman world-building karya Eiichiro Oda, sekaligus memberikan kejutan baru dalam adaptasi live action tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login