Newestindonesia.co.id, Film Agak Laen: Menyala Pantiku! — yang dikenal sebagai Agak Laen 2 — kini resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa, menggusur dominasi judul-judul besar sebelumnya di box office nasional.
Film ini diproduksi oleh rumah produksi Imajinari, dengan produser Ernest Prakasa dan Dipa Andika, serta disutradarai oleh Muhadkly Acho. Sejak penayangan perdananya pada 27 November 2025, antusiasme penonton terhadap sekuel ini terus melesat tajam.
Rekor Penonton Terbaru
Menurut data terbaru, Agak Laen 2 telah ditonton lebih dari 10,25 juta orang dalam waktu sekitar 36 hari sejak rilis. Angka ini mengalahkan film populer Jumbo yang sebelumnya memegang rekor dengan sekitar 10,23 juta penonton.
Produser Ernest Prakasa melalui akun media sosialnya mengucapkan rasa syukur kepada para penonton:
“Alhamdulillah, puji Tuhan… pilem Agak Laen: Menyala Pantiku! Telah resmi memecahkan rekor dan menjadi film Indonesia terlaris sepanjang masa!”
Performa Box Office Sejak Awal
Agak Laen 2 tak hanya meraih angka penonton besar di akhir masa tayang — sejak hari pertama buka di bioskop, film ini sudah mendapatkan respons luar biasa. Pada hari pembukaannya, film ini berhasil menarik 272.846 penonton dan menembus 1 juta penonton hanya dalam tiga hari pertama.
Lonjakan penonton ini menunjukkan bahwa film ini bukan sekadar fenomena sementara — tren positif terus berlanjut hingga mencapai rekor tertinggi.
Faktor Kesuksesan
Beberapa faktor yang diyakini menjadi pendorong utama keberhasilan film ini antara lain:
- Genre komedi yang kuat dan mudah dinikmati banyak kalangan, dengan chemistry empat pemeran utama yang menarik, yakni Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga.
- Timing rilis saat libur akhir tahun dan Tahun Baru yang mendorong lebih banyak penonton datang ke bioskop.
- Strategi distribution dan showtimes yang konsisten dari jaringan bioskop seluruh Indonesia.
Dampak di Industri Perfilman
Pengakuan Agak Laen: Menyala Pantiku! sebagai film terlaris sepanjang masa menjadi tonggak sejarah baru bagi perfilman Tanah Air. Selain menjadi bukti daya tarik film komedi Indonesia, pencapaian ini juga menunjukkan bahwa karya lokal kini mampu bersaing ketat dengan rilis internasional di pasar domestik.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login