Newestindonesia.co.id, Penggunaan PVC (Polyvinyl Chloride) sebagai material tembok atau pelapis dinding semakin populer di Indonesia. Selain tampil modern dan rapi, PVC sering dipilih karena pemasangannya cepat dan perawatannya relatif mudah. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah tembok berbahan PVC awet saat musim hujan?
Jawabannya adalah bisa awet, asal digunakan dan dipasang dengan benar. Berikut penjelasan lengkapnya.
Karakteristik PVC sebagai Material Tembok
PVC merupakan material sintetis yang bersifat tahan air, tidak menyerap kelembapan, dan tidak berjamur secara alami. Berbeda dengan tembok bata atau gypsum, PVC tidak mengalami pelapukan akibat air hujan atau udara lembap. Inilah alasan utama PVC sering digunakan untuk plafon, partisi, hingga dinding dekoratif.
Secara teori, air hujan tidak merusak struktur PVC, bahkan dalam jangka panjang. Namun, ketahanan tersebut sangat dipengaruhi oleh lokasi pemasangan, kualitas material, dan sistem rangka pendukungnya.
Apakah PVC Tahan di Musim Hujan?
Di musim hujan, tantangan utama bangunan bukan hanya air, tetapi juga:
- Kelembapan tinggi
- Perubahan suhu
- Angin kencang
- Air rembesan dari sela-sela bangunan
PVC sendiri tahan terhadap air hujan langsung, tidak berkarat, dan tidak mengembang seperti kayu. Namun, jika digunakan sebagai tembok eksterior utama, PVC tidak disarankan tanpa perlindungan tambahan, karena:
- Sambungan panel bisa terbuka jika pemasangan kurang presisi
- Rangka besi atau kayu di balik PVC bisa berkarat atau lapuk
- Tekanan angin dan panas matahari dapat menyebabkan pemuaian
Karena itu, PVC lebih ideal digunakan sebagai:
- Dinding dalam (interior)
- Tembok semi outdoor (teras, garasi, selasar)
- Pelapis dinding bata atau beton
Kelebihan Tembok PVC Saat Musim Hujan
Beberapa keunggulan PVC dibanding material konvensional antara lain:
- Anti air – Tidak menyerap air hujan
- Anti jamur dan rayap – Cocok untuk daerah lembap
- Perawatan rendah – Cukup dibersihkan dengan lap basah
- Ringan dan fleksibel – Tidak membebani struktur bangunan
- Estetika modern – Banyak pilihan warna dan motif
Keunggulan ini membuat PVC populer untuk rumah, kantor, kos-kosan, hingga bangunan komersial.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meski tahan air, PVC tetap memiliki keterbatasan:
- Tidak sekuat tembok beton terhadap benturan keras
- Kurang cocok sebagai dinding struktural utama
- Bisa melengkung jika terkena panas ekstrem tanpa ventilasi
- Sambungan rentan bocor bila pemasangan asal-asalan
Karena itu, kualitas pemasangan menjadi faktor penentu utama keawetan.
Tips Agar Tembok PVC Awet di Musim Hujan
Agar tembok PVC tahan lama, perhatikan hal berikut:
- Gunakan PVC berkualitas tinggi (tebal & UV resistant)
- Pastikan rangka memakai besi galvanis anti karat
- Tambahkan sealant tahan air di setiap sambungan
- Hindari pemasangan PVC langsung sebagai dinding luar tanpa pelindung
- Pastikan sistem drainase bangunan baik
Jika langkah ini diterapkan, tembok PVC bisa bertahan bertahun-tahun tanpa masalah, bahkan di daerah dengan curah hujan tinggi.
Kesimpulan
PVC adalah material yang tahan air dan cocok digunakan di musim hujan, terutama untuk interior dan area semi outdoor. Namun, PVC bukan pengganti tembok struktural, melainkan solusi praktis, estetis, dan efisien jika dipasang dengan teknik yang benar.
Bagi pemilik rumah atau bangunan di wilayah hujan tinggi, PVC bisa menjadi pilihan cerdas—asal digunakan sesuai fungsi dan standar pemasangan yang tepat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login