Newestindonesia.co.id, Kena tai burung sering dianggap sebagai kejadian sial yang menjengkelkan. Namun di balik rasa kesal itu, beredar mitos populer di masyarakat bahwa orang yang terkena kotoran burung justru akan mendapatkan rezeki atau keberuntungan. Benarkah demikian? Artikel ini membahas makna, mitos, hingga fakta di balik kejadian tersebut secara lengkap.
Mitos Kena Tai Burung = Rezeki
Di berbagai budaya, termasuk di Indonesia, tai burung dipercaya sebagai pertanda baik. Alasannya:
- Kejadian ini sangat jarang, sehingga dianggap “terpilih”.
- Burung sering dikaitkan dengan pembawa pesan alam atau simbol keberuntungan.
- Banyak cerita turun-temurun yang menyebut setelah kejadian itu, seseorang mendapat uang, pekerjaan, atau kabar baik.
Meski begitu, mitos ini tidak memiliki dasar ilmiah dan lebih bersifat kepercayaan budaya.
Tanda-Tanda yang Sering Dianggap Pertanda Rezeki
Berikut beberapa “tanda” yang dipercaya masyarakat ketika terkena tai burung:
1. Terjadi di Waktu Penting
Jika kejadian berlangsung saat hendak wawancara, berangkat kerja, atau perjalanan penting, sebagian orang menganggapnya sebagai pertanda akan ada kejutan baik.
2. Mengenai Kepala atau Pakaian Kerja
Konon, jika mengenai kepala, bahu, atau baju kerja, dipercaya rezeki akan datang dari karier atau usaha.
3. Disertai Kejadian Positif Tak Lama Setelahnya
Banyak orang mengaitkan kejadian ini dengan kebetulan positif yang terjadi setelahnya—misalnya mendapat bonus, klien baru, atau kabar baik.
Catatan: Hubungan ini bersifat korelasi kebetulan, bukan sebab-akibat.
Pandangan Logis & Ilmiah
Dari sudut pandang sains:
- Tai burung terjadi karena aktivitas alami burung (makan, terbang, bertengger).
- Area ramai dengan banyak pepohonan atau gedung tinggi meningkatkan peluang kejadian.
- Tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan tai burung dengan rezeki.
Namun, efek psikologis bisa berperan: orang yang percaya mitos cenderung lebih optimis, sehingga lebih peka melihat peluang.
Cara Menyikapi dengan Bijak
Daripada fokus pada mitos, lakukan hal berikut:
- Bersihkan segera dengan air dan sabun (tai burung bisa membawa bakteri).
- Gunakan kejadian ini sebagai pengingat untuk tetap positif.
- Jadikan momen tersebut sebagai lelucon ringan agar tidak merusak suasana hati.
Kesimpulan
Kena tai burung bukan jaminan rezeki, tetapi mitos ini hidup karena budaya dan pengalaman pribadi. Jika setelahnya Anda mendapatkan hal baik, anggap itu sebagai bonus kebetulan. Yang terpenting, rezeki datang dari usaha, doa, dan sikap positif—bukan dari kotoran burung.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login