Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Gaya Hidup

Gaya Hubungan Seksual Mempengaruhi Jenis Kelamin Anak? Ini Penjelasannya

Foto: Unsplash/Womanizer Toys

Newestindonesia.co.id, Setiap pasangan yang sedang merencanakan kehamilan kerap kali memiliki harapan tersendiri tentang jenis kelamin anak yang diinginkan.

Tidak sedikit yang bertanya-tanya, apakah gaya hubungan seksual bisa memengaruhi jenis kelamin bayi? Pertanyaan ini telah menjadi topik perbincangan hangat, baik di kalangan masyarakat umum maupun dalam dunia medis. Namun, sejauh mana validitas klaim ini dari sudut pandang ilmiah?

Teori Populer: Gaya dan Posisi Berhubungan

Salah satu teori yang sering dikaitkan dengan pemilihan jenis kelamin bayi adalah teori Shettles. Menurut teori ini, sperma dengan kromosom Y (yang akan menghasilkan anak laki-laki) lebih cepat namun lebih lemah dibandingkan sperma dengan kromosom X (yang akan menghasilkan anak perempuan). Maka dari itu, beberapa posisi seksual dipercaya dapat memengaruhi kemungkinan sperma tertentu mencapai sel telur terlebih dahulu.

Posisi penetrasi dalam seperti doggy style atau posisi misionaris dengan modifikasi yang lebih dalam, diyakini memberi keuntungan bagi sperma Y karena dapat langsung mencapai area serviks. Sebaliknya, penetrasi dangkal dipercaya lebih mendukung sperma X karena jalur menuju sel telur menjadi lebih lambat, memberikan keunggulan bagi sperma yang lebih kuat dan tahan lama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Waktu Berhubungan dan Masa Subur

Selain posisi atau gaya, waktu berhubungan seksual juga disebut-sebut berpengaruh. Jika berhubungan dilakukan lebih dekat dengan hari ovulasi, kemungkinan untuk mendapat anak laki-laki lebih besar karena sperma Y dapat langsung membuahi sel telur. Sedangkan bila berhubungan beberapa hari sebelum ovulasi, kemungkinan anak perempuan dianggap lebih besar karena sperma X bertahan lebih lama di dalam rahim.

Fakta Ilmiah: Apakah Benar Bisa Diatur?

Secara ilmiah, jenis kelamin anak ditentukan sepenuhnya oleh kromosom dari sperma pria, yaitu X untuk perempuan dan Y untuk laki-laki. Sel telur wanita hanya membawa kromosom X. Jadi, hasil pembuahan antara sperma dan sel telur akan menentukan jenis kelamin.

Baca juga:  Ramalan Zodiak Aquarius Di Tahun 2026: Rezeki Bakal Datang Dari Segala Arah

Hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang kuat bahwa gaya atau posisi hubungan seksual secara langsung memengaruhi jenis kelamin anak. Studi yang ada sebagian besar bersifat observasional dan belum cukup kuat untuk dijadikan pedoman medis.

Faktor Lain yang Dianggap Berpengaruh

Selain gaya dan waktu berhubungan, beberapa faktor lain yang dipercaya berpengaruh terhadap jenis kelamin anak antara lain:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Kondisi pH vagina: pH yang lebih basa diklaim mendukung sperma Y, sedangkan pH asam mendukung sperma X.
  • Kualitas sperma: jumlah dan mobilitas sperma juga dapat memainkan peran dalam keberhasilan membuahi sel telur.
  • Pola makan: ada yang menyebut bahwa diet tinggi natrium dan kalium (garam) bisa meningkatkan peluang mendapat anak laki-laki, sedangkan kalsium dan magnesium untuk anak perempuan.

Namun, semua hal ini belum terbukti secara ilmiah dan medis secara mutlak.

Kesimpulan: Fokus pada Kesehatan, Bukan Jenis Kelamin

Meskipun berbagai teori tentang gaya hubungan seksual dan pengaruhnya terhadap jenis kelamin anak banyak beredar, belum ada bukti medis yang meyakinkan bahwa hal tersebut benar-benar efektif.

Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, hal terpenting adalah menjaga kesehatan pasangan, memastikan gaya hidup yang seimbang, dan melakukan konsultasi dengan dokter kandungan.

Jika Anda memiliki preferensi khusus mengenai jenis kelamin anak, beberapa metode medis seperti preimplantation genetic diagnosis (PGD) dalam program bayi tabung bisa menjadi solusi, namun tentu dengan biaya dan pertimbangan etika tertentu.

Sumber: Berbagai sumber, Editor: DAW
Catatan: Artikel ini hanya ditujukan sebagai edukasi kepada pembaca berumur 21+

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp
Baca juga:  Arti Ulah Pati: Bahasa Bali Yang Sering Digunakan Ketika Ada Bunuh Diri

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Penggunaan parfum telah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Aroma harum dianggap mampu meningkatkan rasa percaya diri, memperbaiki suasana hati, hingga memberikan kesan...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Air cucian beras sering dianggap sebagai limbah dapur yang tidak memiliki nilai. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kebiasaan menyiram air cucian beras di...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Memasuki usia 30 tahun sering kali menjadi titik balik dalam kehidupan seseorang. Jika di usia 20-an hidup terasa lebih bebas dan eksploratif, maka...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pernikahan beda usia kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, kisah seorang pengusaha wanita kaya raya yang menikahi pria 30 tahun lebih muda viral...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah bertemu dengan seseorang yang sulit, bahkan hampir tidak pernah, mengakui kesalahan. Entah itu dalam lingkungan kerja, keluarga,...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Masturbasi masih sering dianggap sebagai topik yang tabu di masyarakat, terutama jika dibicarakan secara terbuka oleh wanita. Padahal, dalam dunia medis, aktivitas ini...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pernikahan Bill Gates dan Melinda French Gates yang berlangsung selama 27 tahun berakhir setelah berbagai ujian, salah satunya terkait perselingkuhan. Dikutip dari laporan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, kembali menjadi sorotan publik setelah muncul pengakuan korban yang mengungkap dugaan penyimpangan...

Advertisement