Newestindonesia.co.id – Sumsel, Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Triwulan III tahun 2025 menunjukkan hasil positif dan berada di atas rata-rata nasional. Berdasarkan data resmi, ekonomi Bumi Sriwijaya tumbuh 5,20 persen, sementara pertumbuhan ekonomi nasional berada pada angka 5,04 persen pada periode yang sama.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Selatan, Edward Candra, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Rabu (28/1/2026) di Palembang.
“Pertumbuhan ekonomi kita cukup baik ya, di angka 5,20 persen untuk triwulan III tahun 2025. Angka ini di atas angka nasional yang berada di level 5,04 persen,” ujar Edward.
Inflasi Terkendali, Koordinasi TPID Menjadi Kunci
Selain pertumbuhan yang solid, tingkat inflasi di Sumsel juga berhasil dijaga tetap rendah, yakni 2,91 persen. Menurut Edward, pencapaian ini berkat koordinasi lintas sektor yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
“Tentu perlu kita jaga kondisi ini, termasuk juga inflasi yang terkendali di angka 2,91 persen melalui upaya pengkoordinasian melalui TPID,” jelasnya.
Ketahanan inflasi penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga yang dipengaruhi oleh faktor global.
Sinergi dengan Bank Indonesia & Strategi Kebijakan Daerah
Edward menambahkan bahwa keberhasilan pertumbuhan tersebut tak lepas dari rekomendasi dan sinergi dengan Bank Indonesia (BI). Beberapa poin yang menjadi fokus bersama antara pemerintah daerah dan BI antara lain:
- mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi;
- pengendalian inflasi;
- penurunan angka kemiskinan.
“Tadi telah disampaikan beberapa rekomendasi berkaitan dengan bagaimana upaya mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, serta penurunan angka kemiskinan. Itu akan menjadi rujukan pedoman bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Rekomendasi tersebut disebut Edward akan menjadi acuan dalam implementasi RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) serta diselaraskan dengan program nasional **Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Optimisme di Tengah Ketidakpastian Global
Meskipun tahun 2026 diprediksi masih akan dibayangi oleh ketidakpastian ekonomi global — termasuk potensi perlambatan perdagangan dan tekanan inflasi global — Pemprov Sumsel tetap optimis.
“Kita tetap optimis dengan kondisi yang ada, belajar dari pengalaman di tahun 2025. Kita bangun komitmen dari sinergi bersama semua stakeholder, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga instansi vertikal seperti Bank Indonesia,” ungkap Edward.
Perbandingan Historis & Tren Pertumbuhan
Catatan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan sepanjang tahun 2025 tetap berada dalam tren kuat, dengan capaian triwulan sebelumya juga di atas 5 persen.
Dampak dan Harapan ke Depan
Pencapaian ini diharapkan tidak sekadar menjadi statistik semata, tetapi mampu meningkatkan daya saing daerah, menciptakan lapangan kerja, serta mengentaskan kemiskinan yang masih menjadi tantangan utama di beberapa wilayah di Sumsel.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login