Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Finansial

Kelemahan Investasi Obligasi Yang Harus Diketahui, Ini Penjelasannya

Ilustrasi, Foto: iStock/ Lemon_tm

Newestindonesia.co.id, Investasi obligasi menjadi salah satu pilihan populer bagi investor yang mencari pendapatan tetap dan risiko relatif rendah.

Namun, sebelum memutuskan untuk menanamkan modal di instrumen ini, penting untuk memahami bahwa obligasi juga memiliki sejumlah kelemahan.

Artikel ini akan membahas berbagai kelemahan investasi obligasi yang harus diketahui oleh calon investor, agar keputusan investasi menjadi lebih bijak dan terarah.

1. Risiko Suku Bunga

Salah satu kelemahan utama obligasi adalah risiko suku bunga. Ketika suku bunga naik, harga obligasi yang sudah beredar cenderung turun. Hal ini terjadi karena investor lebih memilih obligasi baru dengan suku bunga lebih tinggi, sehingga obligasi lama menjadi kurang menarik. Jika Anda harus menjual obligasi sebelum jatuh tempo, Anda bisa mengalami kerugian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

2. Risiko Gagal Bayar (Default)

Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan atau negara dengan kondisi keuangan tidak stabil memiliki risiko gagal bayar. Artinya, penerbit obligasi bisa saja tidak mampu membayar bunga atau pokok utang sesuai perjanjian. Oleh karena itu, penting untuk mengecek peringkat kredit penerbit sebelum membeli obligasi.

3. Imbal Hasil Relatif Lebih Rendah

Dibandingkan instrumen investasi seperti saham, imbal hasil obligasi biasanya lebih rendah. Meskipun lebih stabil, return yang ditawarkan mungkin tidak cukup untuk mengimbangi inflasi dalam jangka panjang, terutama jika Anda berinvestasi pada obligasi pemerintah dengan kupon kecil.

4. Tidak Likuid seperti Saham

Pasar obligasi cenderung kurang likuid dibandingkan pasar saham. Ini berarti obligasi bisa lebih sulit untuk dijual kapan saja dengan harga yang wajar. Likuiditas yang rendah dapat menyulitkan investor yang membutuhkan dana cepat dalam situasi darurat.

5. Risiko Inflasi

Obligasi berisiko tergerus inflasi. Jika inflasi meningkat, nilai riil dari pendapatan kupon yang diterima investor akan menurun. Dalam jangka panjang, daya beli dari hasil investasi obligasi bisa terus menurun jika inflasi tidak dikendalikan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

6. Biaya dan Pajak

Beberapa obligasi dikenakan pajak atas kupon atau capital gain, tergantung pada peraturan negara masing-masing. Selain itu, investor juga bisa dikenai biaya transaksi dan biaya kustodian (penyimpanan) yang mengurangi keuntungan bersih dari investasi.

Baca juga:  Investasi Google Di Gojek Disorot Di Sidang Nadiem, Ini Penjelasan Resmi Google

7. Bunga Atau Kupon Tidak Didapat Sebulan Setelah Menanamkan Modal

Perlu diingat, Investasi Obligasi ini tidak seperti Deposito yang kupon atau bunga yang didapat sebulan setelah menanamkan modal atau bergabung. Seperti contoh agar mudah dipahami, Anda memasukan uang pada bulan Mei, Pada bulan Juni ialah pencatatan, dan kupon atau bunga akan didapat pada bulan Agustus mendatang.


Kesimpulan

Obligasi bisa menjadi instrumen investasi yang baik untuk diversifikasi portofolio dan menjaga stabilitas keuangan. Namun, kelemahan seperti risiko suku bunga, gagal bayar, inflasi, hingga likuiditas perlu dipertimbangkan dengan matang. Pastikan Anda memahami profil risiko dan tujuan keuangan Anda sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam obligasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Follow Newest Indonesia di media sosial dan ikuti notifikasi website kami untuk dapati berita terbaru lainnya.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Finansial

Newestindonesia.co.id, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan berjalan selama bulan...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Inggris, Lembaga penyiaran publik tertua dan terbesar di dunia, British Broadcasting Corporation (BBC), mengumumkan rencana pemangkasan anggaran dan pemutusan hubungan kerja (PHK)...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5–6 persen yang diraih sepanjang 2025 belum...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Pemerintah Indonesia resmi menetapkan penghentian impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar C-48 pada tahun 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Net Interest Margin (NIM) atau pendapatan bunga bersih industri perbankan di Indonesia berada di posisi tertinggi...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi mengumumkan hasil peninjauan atau rebalancing indeks saham terhadap sejumlah emiten Indonesia pada Februari 2026, dengan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga jual emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk ukuran 1 gram hingga kini masih tercatat di bawah level Rp 3 juta...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan marah besar menyusul gejolak di pasar modal Indonesia yang dipicu oleh peringatan dari Morgan Stanley Capital International...

Advertisement