Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Waspada! BMKG: Cuaca Ekstrem Akan Melanda Jawa Timur Akibat Monsun Asia

Ilustrasi Banjir Foto Dok Newest Indonesia
Ilustrasi Banjir. Foto: Dok. Newest Indonesia

Newestindonesia.co.id – Jatim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa gelombang cuaca ekstrem yang berpotensi mengguyur wilayah Jawa Timur dalam beberapa hari ke depan disebabkan oleh penguatan monsun Asia dan gangguan pada sistem atmosfer yang kompleks. Fenomena ini diperkirakan dapat memicu hujan lebat, angin kencang, hingga beberapa ancaman bencana hidrometeorologi lain seperti banjir dan tanah longsor.

Peringatan ini disampaikan oleh Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan, dalam rilis resmi yang dirilis Senin (2/2/2026). Menurutnya, hampir seluruh wilayah Jawa Timur saat ini telah memasuki musim hujan bahkan pada sebagian wilayah diprediksi masih berada di puncaknya.

“Saat ini seluruh wilayah di Jawa Timur sudah berada pada musim hujan dan beberapa wilayah diprakirakan masih mengalami puncak musim hujan. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujar Taufiq dikutip Rabu, 4 Februari 2026.

Penyebab Utama Cuaca Ekstrem

BMKG menjelaskan ada beberapa faktor yang saling berkaitan sebagai penyebab meningkatnya potensi cuaca ekstrem:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Aktivitas Monsun Asia yang menguat — fenomena angin musiman yang membawa udara lembap dari daratan Asia ke wilayah Indonesia.
  • Gangguan gelombang atmosfer, termasuk fenomena Low Frequency, Gelombang Rossby, dan Gelombang Kelvin yang melintasi wilayah Jawa Timur. Kondisi ini memicu instabilitas atmosfer sehingga mendukung terbentuknya awan-awan hujan jenis konvektif.
  • Suhu muka laut di Selat Madura yang masih relatif tinggi, memicu peningkatan kelembapan dan memperkuat pembentukan sistem cuaca yang tidak stabil.

Menurut BMKG, kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendorong pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat dan angin kencang.

Baca juga:  BMKG Prediksi Hujan Lebat Di Manado & Sulsel 6–8 Februari 2026: Risiko & Tips Warga

Wilayah yang Potensial Terkena Dampak

BMKG mencatat bahwa potensi cuaca ekstrem tidak hanya akan terjadi di satu atau dua daerah, namun hampir merata di banyak wilayah Jawa Timur, antara lain:

  • Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung
  • Blitar, Kediri, Malang, Lumajang, Jember, Banyuwangi
  • Bondowoso, Situbondo, Probolinggo
  • Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun
  • Magetan, Ngawi, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik
  • Pulau Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep)

Selain itu, potensi peningkatan cuaca ekstrem juga terpantau di sejumlah kota besar seperti Surabaya, Kediri, Malang, Probolinggo, Pasuruan, dan Kota Batu.

Imbauan Kepada Masyarakat

Taufiq Hermawan mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba. Ia juga menghimbau warga yang tinggal di daerah bertopografi curam seperti pegunungan, lembah, atau tebing agar lebih berhati-hati karena potensi bencana seperti:

  • Banjir dan banjir bandang
  • Tanah longsor
  • Pohon tumbang
  • Jalan licin serta berkurangnya jarak pandang

“Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui website, media sosial, maupun layanan informasi cuaca 24 jam,” tambah Taufiq.

Catatan Ilmiah: Fenomena Gelombang Atmosfer

Para ahli meteorologi mencatat bahwa gangguan seperti Rossby wave, Kelvin wave, dan fenomena gelombang Low Frequency adalah bagian dari dinamika atmosfer tropis yang berkontribusi terhadap perubahan pola hujan ekstrem di Indonesia, khususnya selama puncak musim hujan. Hal ini sejalan dengan kajian ilmiah yang menunjukkan bagaimana gelombang atmosfer tersebut dapat memodulasi pola curah hujan di wilayah tropis.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Banjir melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, saat Hari Raya Idul Fitri. Genangan air bahkan dilaporkan tidak kunjung surut hingga berjam-jam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan sebuah mobil masuk ke lajur sepeda motor di Jembatan Suramadu viral di media sosial. Aksi pengendara mobil tersebut menuai perhatian...

Regional

Newestindonesia.co.id, Suasana khusyuk salat tarawih di Masjid Raya Pesona, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak berubah menjadi mencekam setelah sebuah ledakan keras terjadi di area...

Regional

Newestindonesia.co.id, Badan Gizi Nasional (BGN) menjatuhkan sanksi tegas kepada sembilan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, setelah menu kelapa...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di seluruh Indonesia untuk periode 16 hingga 20 Maret 2026. Dalam periode tersebut, sebagian...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan menu siomay dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, viral di media sosial. Dalam video...

Regional

Newestindonesia.co.id, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meresmikan delapan unit rumah relokasi bagi warga yang menjadi korban bencana longsor di Kecamatan Arjasari, Kabupaten...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Portlink VII terbakar saat bersandar di Dermaga MB4 Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (11/3/2026) malam. Kebakaran terjadi ketika...

Advertisement