Newestindonesia.co.id, Kecelakaan maut melibatkan mobil pemudik dan sebuah bus terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang, tepatnya di Km 290+700 wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (19/3/2026) pagi.
Insiden tersebut menewaskan empat orang pemudik asal Bekasi yang merupakan satu keluarga. Sementara satu korban lainnya, seorang balita, dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.33 WIB di jalur B yang saat itu diberlakukan sistem one way untuk arus mudik. Kendaraan yang terlibat yakni mobil pribadi jenis Toyota Calya dan sebuah bus Agra Mas.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan kepolisian, mobil yang ditumpangi rombongan pemudik melaju dari arah barat ke timur. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak bagian belakang bus yang berada di bahu jalan.
Kanit Gakkum Polres Tegal, Iptu Henry Ade Birawa, menyebut dugaan awal kecelakaan dipicu kondisi pengemudi yang mengantuk.
“Diduga pengemudi mengantuk, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak bagian belakang kiri bus,” ujar Henry dikutip melalui detikJateng.
Hal serupa juga disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto yang menyebut pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.
“Diduga pengemudi mobil Toyota Calya microsleep, mengantuk, kemudian oleng ke kanan menabrak bagian belakang bus,” kata Artanto.
Dari hasil rekaman dan penyelidikan awal, tidak ditemukan tanda pengereman sebelum tabrakan terjadi, memperkuat dugaan pengemudi kehilangan kesadaran sesaat.
Kondisi Korban
Seluruh korban merupakan satu keluarga asal Cikarang, Bekasi, yang tengah melakukan perjalanan mudik menuju Pemalang.
Pihak RS Siaga Medika Pemalang mengungkapkan, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
“Ada lima pasien yang kami terima sekitar pukul 07.35 WIB. Tiga meninggal di TKP, satu meninggal di IGD,” ujar Humas RS Siaga Medika Pemalang, Indra.
Indra menambahkan, sebagian besar korban meninggal akibat cedera kepala berat akibat benturan keras saat kecelakaan.
Adapun satu korban selamat yang merupakan balita berusia tiga tahun kini masih dalam kondisi kritis dan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.
Imbauan Kepolisian
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya pemudik, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima saat berkendara, terutama dalam perjalanan jarak jauh.
Kelelahan dan kurang istirahat menjadi salah satu faktor utama kecelakaan lalu lintas selama arus mudik, termasuk kasus yang terjadi di Tol Tegal ini.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login