Newestindonesia.co.id, Aparat TNI berhasil menguasai markas kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, setelah terjadi kontak tembak di lokasi tersebut.
Operasi tersebut dilakukan setelah prajurit TNI mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan keberadaan kelompok bersenjata di wilayah itu. Saat dilakukan penyisiran, aparat kemudian terlibat baku tembak dengan kelompok OPM.
Dalam peristiwa tersebut, kelompok bersenjata dilaporkan melarikan diri ke kawasan hutan usai kontak tembak berlangsung. Sementara itu, aparat TNI berhasil mengendalikan situasi dan menguasai lokasi yang diduga menjadi markas mereka.
Dari hasil pengamanan di lokasi, TNI menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata api dan amunisi yang diduga milik kelompok tersebut.
Kepala Penerangan Komando Operasi TNI Papua, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan prajurit merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman,” ujar Wirya dalam keterangannya.
Ia menegaskan, operasi yang dilakukan prajurit TNI dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur yang berlaku di lapangan.
Selain itu, TNI memastikan akan terus meningkatkan intensitas patroli keamanan di wilayah-wilayah rawan guna mencegah gangguan dari kelompok bersenjata.
Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Papua Tengah.
Sebelumnya, kontak tembak terjadi saat aparat melakukan patroli keamanan dan menemukan indikasi keberadaan kelompok bersenjata di lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian mereka.
Kronologi Singkat Kontak Tembak
- Aparat TNI mendeteksi aktivitas mencurigakan di wilayah Nabire
- Dilakukan penyisiran ke lokasi yang diduga markas OPM
- Terjadi kontak tembak antara TNI dan kelompok bersenjata
- Kelompok OPM melarikan diri ke hutan
- TNI menguasai markas dan menyita senjata serta amunisi
Komitmen Pengamanan Papua
TNI menegaskan akan terus memperkuat patroli dan langkah preventif di daerah rawan konflik. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat agar tetap berjalan dengan aman.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login