Newestindonesia.co.id, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, turun langsung menyerap aspirasi warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Dalam kunjungan tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait kebutuhan dasar, terutama ketersediaan air bersih dan hunian layak pascabencana yang melanda wilayah itu.
Pertemuan yang berlangsung di lokasi terdampak bencana itu dihadiri ratusan penyintas. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kondisi yang masih sulit sejak bencana hidrometeorologi menerjang pada akhir November lalu.
Salah satu warga, Mijah, mengungkapkan kesulitan mendapatkan air bersih yang hingga kini belum teratasi.
“Pak ini pak.. tolong kalau bisa secepatnya dibuatkan sumur bor. Air bersih sudah sulit sekali di sini. Rumah kami juga semua sudah banyak yang hilang,” ujar Mijah di hadapan Tito.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Deri. Ia berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki fasilitas dasar, tetapi juga mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.
“Harapan kami agar akses jalan kami yang sulit juga diperbaiki. Segala program pemulihan kampung kami mohon segera dipercepat. Itu harapan kami,” kata Deri.
Selain air bersih, kebutuhan hunian tetap (huntap) menjadi perhatian utama warga. Banyak rumah warga rusak atau hilang akibat banjir, sehingga mereka mendesak pembangunan hunian yang lebih aman dari risiko bencana.
Menanggapi hal tersebut, Tito Karnavian menyatakan pihaknya datang langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga dan menyerap kebutuhan utama penyintas.
Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat, khususnya terkait penyediaan air bersih melalui sumur bor serta pembangunan hunian tetap, telah menjadi perhatian pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Tito juga menyampaikan bahwa sebagian besar warga menginginkan pembangunan hunian komunal, mengingat lokasi tempat tinggal sebelumnya berada di daerah rawan banjir.
Tak hanya itu, pemerintah juga tengah mengkaji langkah relokasi ke kawasan yang lebih aman, sekaligus mempercepat pembangunan hunian tetap agar warga tidak terlalu lama tinggal dalam kondisi darurat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pembangunan infrastruktur permukiman yang layak.
Di sisi lain, warga mengaku bersyukur atas kehadiran langsung pemerintah ke wilayah mereka yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kami- kami orang enggak nyangka bakal datang… Tapi ternyata Bapak Mendagri benaran sampai ke sini,” ungkap Mijah.
Dengan adanya kunjungan ini, masyarakat berharap berbagai persoalan yang mereka hadapi dapat segera ditindaklanjuti, terutama terkait air bersih dan tempat tinggal yang menjadi kebutuhan paling mendesak.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login