Newestindonesia.co.id, Pemerintah Spanyol melalui Kedutaan Besar Spanyol di Indonesia secara resmi menyampaikan harapan agar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang pencarian terhadap pelatih Valencia CF beserta kedua anaknya yang hingga kini belum ditemukan setelah kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Permohonan tersebut disampaikan melalui surat resmi Duta Besar Spanyol untuk Indonesia, Bernardo de Sicart Escoda, tertanggal 31 Desember 2025, yang ditujukan kepada Basarnas. Dalam surat tersebut, Dubes menilai pencarian lanjutan sangat penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga korban yang masih menunggu perkembangan.
“Saya ingin meminta Anda untuk melanjutkan upaya pencarian sampai jenazah ditemukan. Ini akan sangat membantu keluarga yang selamat, yang telah menaruh harapan pada penemuan mereka setelah guncangan mengerikan yang mereka alami,” demikian isi surat resmi tersebut.
Perpanjangan Operasi SAR oleh Basarnas
Sejalan dengan permintaan dari pihak Spanyol, Basarnas memutuskan memperpanjang masa operasi SAR (Search and Rescue) di perairan Labuan Bajo. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama tim SAR gabungan yang melibatkan berbagai unsur seperti Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya.
Basarnas akan melanjutkan operasi pencarian selama tiga hari ke depan, yakni dari 2 hingga 4 Januari 2026, guna memaksimalkan peluang menemukan korban yang hilang. Keputusan perpanjangan ini didasarkan pada rekomendasi hasil evaluasi teknis operasi di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo.
Pihak SAR juga mempertimbangkan keikutsertaan keluarga korban dalam proses pencarian, yang turut hadir dan menyaksikan langsung kondisi arus serta gelombang di lokasi kejadian. Hal ini menjadi faktor yang memperkuat keputusan untuk memperpanjang pencarian.
Kronologi Singkat Insiden Kapal Tenggelam
Tragedi kapal wisata ini terjadi pada 26 Desember 2025, ketika KM Putri Sakinah yang membawa sejumlah wisatawan, termasuk pelatih Valencia CF dan anak-anaknya, tenggelam di perairan sekitar Pulau Padar akibat kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Hingga kini, tim SAR gabungan masih berupaya mencari jejak mereka, sementara keluarga dan pihak berwenang terus berharap hasil yang terbaik dari operasi yang diperpanjang ini.
Dukungan Internasional dan Implikasi Kemasyarakatan
Kasus ini menarik perhatian dunia sepak bola internasional karena korban yang hilang merupakan pelatih dari klub La Liga, Valencia CF, dan telah memicu dukungan dari berbagai komunitas sepak bola di Spanyol serta penggemar olahraga global.
Permintaan dari pemerintah Spanyol juga mencerminkan pentingnya kerja sama bilateral dalam penanganan kasus darurat yang melibatkan warga negara asing, khususnya dalam situasi yang penuh ketidakpastian seperti pencarian korban kapal tenggelam di zona maritim Indonesia.
Upaya yang dilakukan tidak hanya mencerminkan kepedulian kemanusiaan, tetapi juga memperlihatkan kolaborasi antara otoritas Indonesia dan diplomasi Spanyol dalam respons terhadap insiden tragis ini. Pencarian yang diperpanjang menjadi wujud nyata komitmen bersama untuk terus mencari solusi dan kepastian bagi pihak-pihak yang terdampak.
Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login