Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Sawah Seluas Ratusan Hektare Terendam Banjir Di Tangerang, Petani Rawan Kerugian

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 804 hektare area persawahan di wilayahnya terendam banjir. Puluhan hektare di antaranya mengalami gagal panen. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Newestindonesia.co.id – Banten, Banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, kembali menimbulkan kerugian besar bagi sektor pertanian. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 804 hektare lahan sawah terendam air banjir, di mana 29 hektare mengalami gagal panen akibat terendamnya areal persawahan lebih lama dari biasanya.

Kejadian banjir ini tersebar di 39 desa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap produktivitas padi dan komoditas pertanian lain yang tengah memasuki masa tanam maupun masa panen.

“Sawah Lebih Lama Terendam, Risiko Gagal Panen Meningkat”

Kepala DPKP Kabupaten Tangerang, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa luapan air yang terus berada di areal persawahan menyebabkan tanaman padi kekurangan oksigen dan rentan terserang penyakit tanaman. Menurutnya, kondisi ini membuat risiko gagal panen semakin tinggi, khususnya pada lahan terdampak yang tidak cepat surut.

Dampak Luas Bagi Petani dan Ketahanan Pangan Lokal

Petani di beberapa desa terdampak menyampaikan kekhawatiran akan masa depan panen mereka, terutama pada varietas padi yang rentan terhadap genangan. Sejumlah petani mengatakan mereka belum bisa memastikan potensi hasil panen karena kondisi air yang belum sepenuhnya surut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Belum ada data pasti mengenai jumlah petani yang terdampak secara langsung, namun kerugian diperkirakan akan dirasakan hingga beberapa minggu ke depan.

Upaya Penanganan dan Pemulihan

Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait telah melakukan pemantauan intensif untuk mempercepat surutnya air di lahan pertanian. Upaya ini melibatkan koordinasi dengan dinas pertanian dan penyuluh setempat untuk memberikan rekomendasi teknis kepada petani, termasuk pemilihan varietas padi yang lebih tahan terhadap genangan.

Baca juga:  Brak! Kecelakaan Mobil Putih Dihantam Truk Hingga Terseret Di Jalur Puncak Ciloto

Namun, tantangan tetap besar karena sebagian wilayah masih mengalami limpasan air dari sungai dan saluran irigasi utama.

Potensi Risiko Bencana dan Waspada Banjir Berkepanjangan

Fenomena banjir di Kabupaten Tangerang bukan kejadian tunggal. Curah hujan tinggi yang terjadi beberapa waktu terakhir dan karakteristik wilayah yang merupakan daerah dataran rendah membuat kawasan ini rentan terhadap banjir berkepanjangan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kondisi ini juga menjadi perhatian bagi para pakar lingkungan dan klimatologis, yang menyarankan perlunya sistem drainase yang lebih baik serta mitigasi risiko bencana skala kawasan.

(DAW)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement