Newestindonesia.co.id, Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Hambali diamankan setelah meresahkan warga di Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Sumatera Selatan. Ia diketahui kerap mengintip rumah warga sambil membawa senjata tajam jenis parang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (25/3/2026) malam. Warga yang merasa terganggu sempat berupaya mengamankan Hambali secara mandiri, namun mengurungkan niat karena pria tersebut membawa senjata tajam. Warga kemudian meminta bantuan pihak kepolisian dan Dinas Sosial (Dinsos) Lubuklinggau.
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, membenarkan bahwa pria tersebut diamankan karena telah lama meresahkan masyarakat.
“Ya diamankan tadi malam… karena sering mengintip rumah-rumah warga sehingga meresahkan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026) dikutip melalui detikSumbagsel.
Ketua RT 03, Eva Hersalina, mengungkapkan bahwa Hambali sudah lama berada di lingkungan tersebut dan kerap menimbulkan gangguan. Ia bahkan disebut sering mengintip ibu-ibu di sekitar lokasi.
“Memang dia kerap mengganggu dan mengintip ibu-ibu di sekitar sana,” kata Eva.
Eva juga menjelaskan bahwa Hambali sempat tinggal berpindah-pindah, bahkan tidur di rumah kosong milik warga. Dalam tiga bulan terakhir, ia diketahui menetap di salah satu rumah kosong di wilayah tersebut.
Saat proses evakuasi dilakukan, petugas bersama warga menemukan sejumlah senjata tajam di lokasi tempat tinggal Hambali.
“Berhasil diamankan sejumlah senjata tajam seperti parang, pisau, dan gunting,” ungkap Eva.
Setelah diamankan, Hambali sempat dibawa ke Polsek Lubuklinggau Barat sebelum akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Dinas Sosial Lubuklinggau, Hasan Adrian, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima Hambali sekitar pukul 01.00 WIB untuk penanganan lanjutan.
Warga berharap agar penanganan terhadap yang bersangkutan dilakukan secara serius dan tidak dilepas kembali ke lingkungan.
“Kalau dilepas lagi, dikhawatirkan warga sudah tidak bisa menerima karena sudah sangat meresahkan,” ujar Eva.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login