Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan dua orang pria menempelkan stiker QR code (kode matriks) di ruang publik viral di media sosial. Stiker itu disebut-sebut mengarah ke situs judi online (judol) ketika dipindai. Peristiwa ini memicu keprihatinan publik dan langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
Rekaman yang beredar menunjukkan seorang pria berbaju oranye dengan topi merah muda sedang menempelkan stiker QR code di sepeda motor yang terparkir dan di beberapa dinding. Setelah menempelkan setiap stiker, pelaku tampak mengambil foto dengan ponselnya sebelum meninggalkan lokasi bersama seorang rekannya yang menunggu di atas sepeda motor tanpa nomor polisi.
Kejadian itu terekam di wilayah Petukangan Selatan, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dalam video yang dibagikan akun Instagram @info_ciledug, pengunggah menyebut bahwa QR code di stiker itu mengarah ke tautan judi online saat dipindai oleh pengguna ponsel.
“Polsek Pesanggrahan sedang melakukan identifikasi dan pendalaman lebih lanjut,” kata Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam, dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).
Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya akan segera mengumumkan perkembangan kasus tersebut ke publik.
Polisi kini tengah menggali keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian untuk memastikan motif di balik pemasangan stiker-stiker tersebut serta siapa pihak yang bertanggung jawab atas penyebaran konten yang disebut mengarah ke situs judi online.
Respons Kepolisian dan Imbauan
Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap penyebaran tautan berbahaya melalui QR code yang tersebar di ruang publik. Masyarakat diimbau tidak memindai QR code yang tidak dikenal atau mencurigakan, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib jika menemukan stiker serupa di lingkungan masing-masing.
Modus penyebaran konten judi online melalui stiker QR code dianggap sebagai bentuk penyalahgunaan teknologi digital yang bersifat ilegal dan berpotensi merugikan masyarakat, terutama jika diarahkan kepada pengguna yang tidak hati-hati saat memindai tautan tanpa verifikasi terlebih dahulu.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login