Pesta Pernikahan Di Lampung Mendadak Ricuh, Kawanan Tawon Vespa Serang Lokasi Hajatan

situasi-acara-resepsi-pernikahan-di-lampung-selatan-yang-dihebohkan-karena-adanya-serangan-tawon-vespa-1780916963923_169

Foto: Situasi acara resepsi pernikahan di Lampung Selatan yang dihebohkan karena adanya serangan tawon vespa. (Dok. Istimewa).

Newestindonesia.co.id, Suasana bahagia dalam sebuah pesta pernikahan di Dusun Batu Balai, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, mendadak berubah menjadi kepanikan setelah kawanan tawon vespa keluar dari sarangnya yang berada tidak jauh dari lokasi resepsi.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) itu membuat sejumlah tamu undangan, kru organ tunggal, hingga pemain musik berlarian menyelamatkan diri. Warga menduga suara bass dari organ tunggal yang digunakan dalam acara resepsi menjadi pemicu keluarnya kawanan tawon dari sarang berukuran besar tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun, sarang tawon vespa berada di sebuah rumah warga yang lokasinya sangat dekat dengan area hajatan. Ketika musik diputar dengan suara cukup keras, sejumlah tawon mulai keluar dan beterbangan di sekitar lokasi acara sehingga menimbulkan kepanikan di tengah para tamu undangan.

Kondisi tersebut membuat pesta pernikahan sempat terganggu. Beberapa tamu dan kru acara dilaporkan berhamburan menjauh dari lokasi untuk menghindari kemungkinan sengatan tawon.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai keberadaan sarang tawon yang dinilai membahayakan keselamatan warga serta para tamu yang menghadiri resepsi.

“Kami menerima laporan adanya sarang tawon vespa yang berada di rumah warga dan lokasinya berdekatan dengan tempat hajatan. Karena dikhawatirkan membahayakan pengantin, kru organ tunggal, serta tamu undangan, kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi,” ujar Rully dikutip melalui detikSumbagsel.

Berdasarkan keterangan warga yang diterima petugas, suara bass dari perangkat sound system organ tunggal diduga mengganggu koloni tawon sehingga serangga tersebut keluar dari sarangnya.

“Jadi memang sarang tawon vespa ini berada di rumah warga yang lokasinya sangat dekat dengan tempat hajatan, sehingga khawatir membahayakan pengantin, kru organ tunggal, dan tamu undangan,” kata Rully.

Baca juga:  Kasus Nikah Sesama Wanita Di Malang: Rey Membantah, Pihak Intan Tegaskan Tak Pernah Tahu Identitas

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 09.20 WIB dan tiba sekitar 15 menit kemudian. Petugas kemudian melakukan proses evakuasi sarang tawon yang menempel di bagian atas bangunan rumah warga.

Proses penanganan berlangsung selama lebih dari satu jam. Dengan perlengkapan pelindung khusus, petugas berhasil mengevakuasi sarang tawon hingga situasi di sekitar lokasi hajatan kembali aman.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan sarang tawon berhasil diamankan. Tidak ada korban sengatan sehingga kegiatan hajatan dapat berlangsung dengan aman,” ujar Rully.

Pihak Damkar Lampung Selatan juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan sarang tawon berukuran besar atau kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

“Jika menemukan sarang tawon berukuran besar atau kondisi yang berisiko terhadap keselamatan, segera hubungi petugas damkar agar dapat ditangani dengan aman dan profesional,” pungkasnya.

Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban luka akibat sengatan tawon. Setelah sarang berhasil dievakuasi, acara resepsi pernikahan dapat kembali dilanjutkan dengan aman dan lancar.

(DAW)