Newestindonesia.co.id, Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) intensif yang berlangsung selama sepuluh hari akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan jenazah seorang pria mengapung di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu pagi (4/1/2026) sekitar pukul 08.45 WITA.
Korban diduga kuat adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF asal Spanyol, yang hilang sejak kejadian tragis kapal tenggelam pada akhir Desember 2025.
Dilansir melalui detikBali, Jenazah ditemukan oleh tim SAR di permukaan laut dan dievakuasi menggunakan kapal patrol KN Puntadewa milik Basarnas. Selanjutnya, jasad tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo sekitar pukul 10.10 WITA dan dibawa ke RSUD Labuan Bajo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Seorang anggota keluarga yang berada di Posko Operasi SAR menyampaikan ungkapan haru: “Father is found (Fernando yang ditemukan).”
Namun, hingga berita ini ditulis, dua anak laki-laki Carreras yang juga menjadi korban dalam tragedi tersebut belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan tim SAR di area perairan sekitar Labuan Bajo.
Kronologi Tragedi Kapal Tenggelam
Insiden tragis bermula pada 26 Desember 2025, ketika kapal pinisi wisata KM Putri Sakinah yang membawa Fernando Martin Carreras, keluarganya, serta beberapa wisatawan dan kru kapal, tenggelam di perairan Selat Pulau Padar, bagian dari Taman Nasional Komodo.
Menurut laporan, kapal itu mengalami kerusakan mesin dan dihantam gelombang tinggi, sehingga kehilangan kendali dan terbalik di tengah laut.
Dari total 11 orang di kapal, tujuh berhasil selamat dievakuasi, termasuk istri Carreras, Mar Martinez Ortuno, dan satu anaknya. Namun Carreras dan tiga anaknya yang lain dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama operasi SAR.
Upaya SAR dan Perkembangan Pencarian
Operasi SAR gabungan melibatkan Basarnas, TNI, Polri, Kepolisian Laut, dan relawan lokal serta internasional. Proses pencarian mengalami tantangan cuaca buruk, arus kuat, serta keterbatasan visibilitas di sejumlah titik pencarian.
Sebelumnya, tim telah menemukan pelampung dan serpihan kapal di area sekitar lokasi kejadian yang membantu memperkirakan posisi korban hilang.
Upaya pencarian juga sempat diperpanjang hingga 4 Januari 2026 atas permintaan keluarga dan dukungan dari Duta Besar Spanyol yang dikirim melalui komunikasi resmi kepada Basarnas.
Reaksi Komunitas Sepak Bola Internasional
Insiden ini mendapat perhatian komunitas sepak bola dunia. Klub Valencia CF menyampaikan duka cita melalui pernyataan resmi, menyebut Carreras sebagai pelatih berdedikasi yang “telah meninggalkan warisan besar di akademi dan sepak bola wanita klub.” Beberapa klub La Liga lainnya, termasuk Real Madrid dan Barcelona, juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Isu Keselamatan Wisata Bahari
Kecelakaan kapal wisata di perairan Labuan Bajo bukanlah kejadian tunggal. Sejumlah laporan lokal menyebutkan peningkatan insiden kapal di kawasan tersebut sejak 2024–2025, yang diduga dipicu oleh faktor cuaca ekstrem, kelalaian teknis, dan standarisasi keselamatan yang belum memadai.
Pemerintah daerah bersama otoritas pelayaran nasional kini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap regulasi keselamatan serta pengawasan terhadap kapal wisata di kawasan Taman Nasional Komodo.
Situasi Terkini – Fokus Pencarian Anak
Meski jenazah Carreras telah ditemukan, operasi SAR tetap berlanjut untuk mencari dua anak laki-lakinya yang masih hilang di perairan sekitar Labuan Bajo. Petugas menggunakan dukungan kapal patroli, drone pencari, dan tim penyelam guna memperluas area pencarian dalam kondisi laut yang terus berubah.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login