Newestindonesia.co.id, Kebakaran hebat yang melanda Panti Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi U kembali mencuri perhatian publik setelah jumlah korban tewas bertambah menjadi 17 orang penghuni lanjut usia (lansia). Insiden tragis ini diduga dipicu oleh korsleting listrik di area dapur, demikian disampaikan pihak kepolisian.
Peristiwa ini pertama kali terjadi pada Minggu malam, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.00 Wita di panti jompo yang berada di Lingkungan 7, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Manado. Awalnya dilaporkan 16 korban lansia tewas akibat terjebak dalam kobaran api yang cepat membesar.
Menurut Dirreskrimum Polda Sulawesi Utara (Sulut), AKBP Suryadi, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di area dapur panti.
“Yang jelas api berasal dari area dapur, ada dugaan korsleting listrik,” ujar Suryadi kepada wartawan di lokasi. Polisi sendiri telah memeriksa 12 orang saksi, termasuk ketua yayasan, sekretaris, dan penjaga panti untuk memperjelas kronologi kejadian.
Korban Bertambah Menjadi 17 Orang
Penambahan jumlah korban tewas ini terjadi setelah salah satu korban yang mengalami luka bakar mencapai 70 persen meninggal dunia dalam perawatan rumah sakit pada Senin (5/1/2026).
“Korban meninggal akibat kebakaran sudah 17 orang, sebelumnya 16. 1 korban yang luka bakarnya 70 persen sudah meninggal dua hari lalu,” tambah Suryadi.
Proses Identifikasi dan Penyelidikan
Polisi bersama tim forensik masih terus menindaklanjuti kasus ini, termasuk identifikasi jenazah dan kajian terhadap penyebab pasti kebakaran. Keluarga korban hingga kini diminta bersabar menunggu hasil identifikasi lanjutan yang masih dalam proses penyelidikan.
Dampak dan Kisah Korban
Berdasarkan laporan awal, kebakaran ini menewaskan banyak lansia yang tak sempat menyelamatkan diri karena kondisi fisik yang lemah dan jalur evakuasi yang sempit dalam bangunan panti. Tim DVI Polda Sulut sebelumnya telah berhasil mengidentifikasi sebagian jenazah, namun masih ada puluhan yang masih dalam proses pemeriksaan.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login