Newestindonesia.co.id – Gresik, Rakim (57), seorang nelayan asal Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dilaporkan hilang di perairan Gresik setelah perahunya menabrak kapal yang sedang bersandar di Dermaga Mbah Kajim, Senin (5/1).
Kejadian bermula ketika Rakim sedang mengemudikan perahunya seorang diri. Insiden membuat perahu yang dikendarainya menabrak kapal yang tengah bersandar. Akibat benturan tersebut, korban diduga terjatuh ke laut dan hingga kini belum ditemukan.
Memasuki hari kedua pencarian, Rabu (7/1), Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit, mengatakan pihaknya membagi tim ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mengoptimalkan penyisiran.
“Pada hari kedua ini, tim SAR gabungan kami bagi menjadi tiga SRU. SRU pertama melakukan pencarian menggunakan perahu LCR milik BPBD Gresik, SRU kedua melakukan penyisiran dengan perahu cepat milik Polairud Polda Jatim dan Polairud Polres Gresik, sedangkan SRU ketiga menggunakan LCR dari Basarnas,” ujar Nanang Sigit seperti dikutip melalui JPNN Jatim.
Selain pencarian di laut, tim SAR juga menyebarkan informasi orang hilang kepada para nelayan yang melintas di sekitar perairan Dermaga Mbah Kajim. Langkah ini diambil agar jika ada yang menemukan korban atau melihat tanda-tanda keberadaan korban, segera melaporkan kepada tim SAR.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda dari Rakim, sementara pencarian masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR serta masyarakat nelayan setempat.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login