Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Makna Hari Raya Siwaratri Di Bali, Momentum Introspeksi Dan Penyucian Jiwa

Foto: iStock/Spice Footage

Newestindonesia.co.id, Hari Raya Siwaratri merupakan salah satu hari suci penting bagi umat Hindu di Bali. Siwaratri berasal dari bahasa Sanskerta, yakni Siwa yang berarti Tuhan Siwa dan Ratri yang berarti malam.

Secara harfiah, Siwaratri dimaknai sebagai “malam suci pemujaan terhadap Dewa Siwa”, yang diperingati sebagai waktu untuk melakukan introspeksi, pengendalian diri, serta penyucian pikiran dan jiwa.

Makna Spiritual Hari Raya Siwaratri

Bagi umat Hindu di Bali, Siwaratri memiliki makna yang sangat mendalam. Hari suci ini menjadi momentum untuk merenungkan segala perbuatan yang telah dilakukan, baik yang bersifat positif maupun negatif.

Melalui perenungan tersebut, umat diharapkan mampu menyadari kesalahan, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta memperbaiki diri ke arah yang lebih baik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Siwaratri juga dipercaya sebagai malam penghapusan dosa. Dengan melaksanakan tapa, brata, dan yoga, umat Hindu memohon anugerah Dewa Siwa agar diberikan kekuatan batin, kebijaksanaan, serta jalan menuju kebebasan rohani (moksa).

Pelaksanaan Siwaratri di Bali

Di Bali, perayaan Siwaratri dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. Umat Hindu melakukan persembahyangan di pura-pura, baik pura keluarga, pura desa, maupun pura kahyangan. Persembahyangan biasanya dilakukan pada malam hari hingga keesokan paginya.

Selain sembahyang, terdapat tiga bentuk brata yang umum dilakukan saat Siwaratri, yaitu:

  • Upawasa, menahan diri dari makan dan minum.
  • Monabrata, menahan diri untuk tidak berbicara.
  • Jagratabrata, tidak tidur sepanjang malam.

Ketiga brata tersebut bertujuan untuk melatih pengendalian diri serta meningkatkan konsentrasi spiritual.

Siwaratri sebagai Momentum Introspeksi Diri

Makna Hari Raya Siwaratri di Bali tidak hanya bersifat ritual semata, tetapi juga sarat nilai moral dan spiritual. Siwaratri mengajarkan pentingnya kesadaran diri, kejujuran terhadap hati nurani, serta pengendalian hawa nafsu dalam kehidupan sehari-hari.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Nilai-nilai tersebut relevan bagi kehidupan modern, di mana manusia sering kali larut dalam kesibukan duniawi. Melalui Siwaratri, umat diajak untuk sejenak berhenti, merenung, dan kembali menyelaraskan diri dengan nilai-nilai dharma.

Baca juga:  Bintang Porno Bonnie Blue Dideportasi Dari Bali, Denda Rp200 Ribu Saat Sidang

Hari Raya Siwaratri di Bali menjadi pengingat bahwa keseimbangan hidup tidak hanya dicapai melalui pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga melalui kedalaman spiritual. Dengan menjalankan makna Siwaratri secara sungguh-sungguh, umat Hindu di Bali berharap dapat menjadi pribadi yang lebih bijaksana, damai, dan harmonis, baik dengan diri sendiri, sesama manusia, maupun alam semesta di Bali.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement