Newestindonesia.co.id, Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri Jakarta Utara. Seorang pria bernama Gransy Hermawan (43) dilaporkan meninggal dunia setelah terlindas alat berat jenis side loader di kawasan Depo Smart, Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Kecamatan Cilincing.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis, 26 Februari 2026, di area operasional depo kontainer yang berada di Jalan Medan Blok C 03, Marunda. Polisi menyebut korban tewas setelah terlindas alat berat pengangkut kontainer yang sedang beroperasi di lokasi tersebut.
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban diketahui bernama Gransy Hermawan yang berasal dari Ngawi, Jawa Tengah. Namun berdasarkan kartu identitas yang ditemukan, korban tercatat tinggal di Jalan Marunda Baru, Gang 4, RW 06, Kelurahan Marunda, Cilincing.
“Korban meninggal dunia akibat terlindas side loader (alat berat untuk angkat dan angkut Container) yang dikemudikan oleh terlapor inisial AS (36),” kata Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Februari, siang.
Bukan Karyawan Depo
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bahwa korban bukan merupakan karyawan resmi dari Depo Smart yang berada di kawasan industri tersebut.
“Korban bukan karyawan Depo Smart,” ujar Bobi.
Meski demikian, korban diduga bekerja di sektor ekspedisi muatan kapal laut dan berada di kawasan depo tersebut saat kejadian berlangsung.
“Korban diduga kerja sebagai ekspedisi Muatan Kapal Laut,” ujarnya.
Polisi saat ini masih mendalami hubungan aktivitas korban di area depo dengan kegiatan operasional alat berat di lokasi tersebut.
Dugaan Berada di Titik Buta Alat Berat
Berdasarkan penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi karena korban berada di titik buta (blind spot) kendaraan side loader yang sedang beroperasi.
Operator alat berat berinisial AS (36) disebut tidak melihat keberadaan korban saat kendaraan tersebut melintas di jalur operasional depo kontainer.
“Hasil sementara, operator tidak melihat korban. Diduga korban berada di titik buta alat berat,” ujar Bobi.
Kondisi ini menjadi salah satu fokus penyelidikan polisi, mengingat area depo kontainer merupakan zona operasional alat berat dengan tingkat risiko tinggi.
Kondisi Korban Saat Ditemukan
Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara yang melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban menemukan kondisi tubuh korban mengalami kerusakan cukup parah akibat terlindas kendaraan berat.
Bagian tubuh korban dari perut ke bawah dilaporkan mengalami kerusakan parah, sementara bagian tubuh lainnya masih dapat dikenali.
“Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat terlindas kendaraan side loader,” tegas Bobi.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Sejumlah saksi telah diperiksa, sementara operator alat berat juga dimintai keterangan.
Selain itu, penyidik juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di area depo untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pengoperasian alat berat yang menyebabkan kecelakaan kerja tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja di kawasan industri, khususnya di area yang melibatkan aktivitas alat berat dan kendaraan logistik.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login