Newestindonesia.co.id – Jabar, Percekcokan antara dua pengendara sepeda motor terjadi di kawasan Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden tersebut dipicu senggolan kendaraan saat keduanya melintas di jalan, yang kemudian berujung pada laporan polisi dari masing-masing pihak.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tugu Macan, Ragajaya, pada Senin (3/3/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Kedua pengendara motor yang terlibat sempat terlibat adu mulut hingga memicu keributan di lokasi kejadian.
Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah menjelaskan, keributan tersebut bermula ketika kedua pengendara bersenggolan saat sedang berkendara di jalan raya. Situasi memanas setelah salah satu pihak merasa jalurnya benar.
“(Awalnya) dia mau serempetan motor. Yang merasa jalurnya bener gitu menendang gitu, tapi nggak kena,” ujar Abdullah saat dihubungi wartawan, Jumat (6/3/2026) dikutip melalui detikNews.
Adu Mulut Setelah Insiden Senggolan
Setelah insiden tersebut, kedua pengendara motor tidak terima dan saling mempertahankan pendapatnya masing-masing. Adu argumen pun tak terhindarkan di lokasi kejadian.
Menurut Abdullah, keributan itu sempat menarik perhatian orang sekitar. Bahkan seorang anggota TNI yang berada di lokasi mencoba melerai agar konflik tidak semakin memanas.
“Terus nggak terima saja yang ditendang akhirnya cekcoklah dia. TNI itu justru mau misahin mereka gituloh. Iya mau melerai jadi TNI jengkel sama satunya juga kaya gitu orangnya jadi emosi (TNI),” tuturnya.
Meski sempat dilerai, situasi yang sudah terlanjur memanas membuat kedua pengendara tetap berselisih. Keributan tersebut bahkan menyebabkan kerusakan pada kendaraan masing-masing.
Motor Rusak, Keduanya Saling Lapor Polisi
Akibat cekcok tersebut, kedua pemotor akhirnya memutuskan untuk membawa persoalan itu ke ranah hukum. Keduanya diketahui membuat laporan polisi terkait dugaan penganiayaan.
“Nggak ada (yang terluka) tapi ya merasa namanya ribut tanpa sadar kelepasan mungkin kan,” jelas Abdullah.
Ia menambahkan bahwa selain cekcok, keributan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sepeda motor milik kedua pihak.
“Jadi itu ribut dua-duanya lagi berantem, sama-sama merusak motor juga, dua-duanya buat laporan. Laporan penganiayaan itu,” tambahnya.
Polisi Upayakan Mediasi
Saat ini, pihak kepolisian masih menangani laporan dari kedua pihak dan berupaya melakukan mediasi agar konflik tidak berlanjut ke proses hukum yang lebih panjang.
Kapolsek Bojonggede mengatakan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan damai antara kedua pengendara motor tersebut. Namun pihak kepolisian tetap membuka peluang bagi keduanya untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Belum ada hasil (mediasi), mau upaya tapi ada keinginan lah keduanya mediasi mudah-mudahan saja berhasil,” tutup Abdullah.
Imbauan Kepolisian
Peristiwa cekcok di jalan raya yang dipicu senggolan kendaraan seperti ini kerap terjadi di sejumlah wilayah perkotaan. Polisi mengimbau para pengguna jalan untuk menahan emosi dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyelesaikan konflik di jalan dengan kekerasan karena dapat berujung pada persoalan hukum.
Pihak kepolisian berharap kedua pengendara motor yang terlibat dalam insiden di Citayam tersebut dapat menyelesaikan persoalan secara damai melalui proses mediasi yang difasilitasi aparat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login