Newestindonesia.co.id, Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Sabtu malam hingga sore ini masih meninggalkan dampak banjir di sejumlah titik ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 16.00 WIB, 45 rukun tetangga (RT) dan 21 ruas jalan masih terendam air dengan ketinggian bervariasi antara 10 cm hingga 1 meter.
BPBD juga melaporkan seperti dilansir detikNews, beberapa titik banjir mulai menunjukkan penurunan permukaan air, sementara warga di beberapa wilayah masih berada dalam kondisi waspada.
Area Tergenang Menurut Wilayah
BPBD merinci dampak banjir berdasarkan wilayah administratif:
Jakarta Barat – 19 RT
- Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
- Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT
- Kelurahan Jelambar: 1 RT
- Kelurahan Kamal: 4 RT
- Kelurahan Tegal Alur: 3 RT
Jakarta Pusat – 13 RT
- Kelurahan Serdang: 13 RT
Jakarta Timur – 8 RT
- Kelurahan Cakung Barat: 1 RT
- Kelurahan Rawa Terate: 2 RT
- Kelurahan Cawang: 5 RT
Jakarta Utara – 5 RT
- Kelurahan Pademangan Barat: 2 RT
- Kelurahan Tanjung Priok: 1 RT
- Kelurahan Kapuk Muara: 2 RT
Daftar Ruas Jalan yang Masih Tergenang
Beberapa ruas jalan yang hingga sore ini masih sulit dilalui kendaraan di antaranya:
- Jl. HBR Motik, Kebon Kosong, Jakpus
- Jl. Ruko Cempaka Mas, Sumur Batu
- Jl. Karang Bolong Raya, Ancol – Pademangan, Jakut
- Taman Sari Raya, Taman Sari, Jakbar
- Jl. Kp. Sepatan, Rorotan – Cilincing
- Jl. Boulevard Barat & Utara, Kelapa Gading
- Jl. Kalibaru Barat II, Kalibaru
- Jl. Raya Cilincing
- Jl. Babek TNI, Rorotan
- Jl. Muara Baru, Penjaringan
… dan titik lainnya yang tersebar di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Wilayah yang Mulai Surut
BPBD juga mencatat sejumlah lokasi yang airnya mulai turun, meskipun masih memerlukan pemantauan dan upaya percepatan proses drainase:
- Duri Kepa – 3 RT
- Jembatan Lima – 1 RT
- Kapuk Muara – 1 RT
- Rawa Buaya – 1 RT
- Ancol – 1 RT
- Pegadungan – 2 RT
- Kampung Melayu – 4 RT
- Tegal Alur – 2 RT
Evakuasi Warga dan Dampak Sosial
Menurut BPBD, puluhan warga terpaksa diungsikan di titik pengungsian sementara seperti RPTRA Alur Anggrek di Jakarta Barat dan tempat lapangan umum di Jakarta Timur. Pengungsian dilakukan karena kondisi air yang naik di permukiman penduduk di wilayah banjir terdalam.
Faktor Penyebab dan Risiko Genangan
Fenomena banjir yang terjadi kali ini merupakan dampak dari curah hujan tinggi sejak Sabtu malam yang terus berlanjut hingga siang hari. Genangan air tersebut juga diperparah oleh kapasitas drainase yang terbatas di beberapa titik kritis Jakarta.
Meski tidak setinggi banjir besar di Jakarta pada beberapa tahun sebelumnya, kejadian ini tetap memengaruhi aktivitas transportasi, pendidikan, dan usaha harian warga ibu kota.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login