Newestindonesia.co.id – Badung, Hujan deras yang mengguyur wilayah Bali selatan sejak Minggu (22/2) malam hingga Selasa (24/2) dini hari menyebabkan banjir besar di kawasan Dewi Sri, Kelurahan Legian. Banjir merendam permukiman, ruas jalan dan sejumlah vila di area yang ramai dikunjungi wisatawan, mengakibatkan wisatawan mancanegara maupun lokal terjebak di dalam kawasan terdampak sejak dini hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi seperti dilansir detikBali, Selasa pagi (24/2), genangan air masih menghalangi aktivitas warga dan arus lalu lintas. Air dilaporkan mencapai 30–60 sentimeter, cukup tinggi hingga menutup badan sebagian ruas jalan seperti di Jalan Nakula V, Legian. Banyak kendaraan roda dua yang nekat menerobos genangan akhirnya mogok di tengah jalan.
Penyebab dan Dampak Banjir
Banjir terjadi setelah debit air di Tukad Mati di sebelah barat kawasan meningkat signifikan akibat curah hujan tinggi. Luapan air tersebut tidak bisa ditampung oleh gorong-gorong setempat, sehingga genangan menyebar ke permukiman dan jalan utama.
Salah seorang warga yang berada di lokasi menjelaskan kondisi saat banjir mulai terjadi:
“Dari semalam hujannya nggak berhenti. Air mulai naik cepat tadi malam sampai jam 3 pagi mulai banjir. Lumayan tinggi,” ujar warga setempat pada Selasa (24/2).
Evakuasi Wisatawan dan Bantuan Petugas
Sejumlah wisatawan yang menginap di villa kawasan Dewi Sri dilaporkan terjebak sejak dini hari. Beberapa pengelola vila melakukan evakuasi mandiri terhadap tamu-tamu mereka. Selain itu, petugas gabungan dari instansi terkait juga dikerahkan untuk membantu proses evakuasi di titik-titik terdampak.
Menurut salah satu pengelola vila yang membantu evakuasi tamu asal Australia, proses evakuasi dilakukan agar tamu bisa keluar dari kawasan yang terendam banjir:
“Ya mau evakuasi dulu,” ucap pengelola vila saat mengantar tamu yang terjebak banjir.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung sejak dini hari juga mengerahkan belasan pompa portable dan pompa induk di sekitar aliran Tukad Mati untuk mempercepat surutnya genangan. Sementara itu, BPBD Badung telah menerjunkan personel untuk memantau titik-titik terparah dan mengoperasikan mesin pompa guna menyedot genangan serta mengalirkannya kembali ke sungai.
Kondisi Cuaca dan Imbauan
Hingga berita ini diturunkan, cuaca di kawasan Kuta dan sekitarnya masih nampak mendung dan turun gerimis. Pengendara dan warga dihimbau untuk mencari jalur alternatif serta menghindari kawasan banjir sampai kondisi benar-benar membaik dan genangan surut total.
Fenomena banjir di kawasan Legian, terutama di Dewi Sri, bukanlah kejadian yang sama sekali baru. Area ini sering mengalami genangan saat musim hujan karena letak geografis dan sistem drainase yang tidak memadai. Data historis menunjukkan sejumlah banjir serupa terjadi sebelumnya yang juga sempat melibatkan evakuasi wisatawan dan kendala mobilisasi di jalan lokal.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login