Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang menampilkan seorang wanita alias emak – emak diduga menjual narkoba jenis sabu di pinggir jalan Kota Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial. Aparat kepolisian langsung turun tangan menindaklanjuti informasi tersebut.
Dalam video yang beredar, terlihat tiga orang berada di depan sebuah rumah warga. Salah satunya merupakan seorang perempuan yang tampak duduk sambil berbincang dengan seorang pria berbaju putih. Di lokasi tersebut, aktivitas warga terlihat tetap berlangsung seperti biasa.
Perempuan dalam video itu tampak memegang sejumlah plastik kecil dan memasukkan sesuatu yang diduga serbuk putih ke dalamnya. Setelah itu, plastik tersebut diberikan kepada pria yang berada di dekatnya sebelum pria tersebut meninggalkan lokasi.
Unggahan yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa aktivitas itu terjadi di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Medan. Narasi dalam unggahan itu juga menyebut keberadaan pelaku telah meresahkan warga sekitar.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kapolrestabes Medan, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, mengonfirmasi pihaknya telah menerima informasi dan langsung menurunkan tim ke lokasi.
“Setelah viral, saya sudah menurunkan tim ke sana,” ujar Calvijn dikutip melalui detikSumut.
Namun, saat dilakukan pengecekan di lokasi, orang-orang yang terlihat dalam video tersebut sudah tidak berada di tempat. Meski demikian, polisi mengaku telah mengetahui keberadaan mereka.
“Memang orang yang ada di video yang viral itu sudah tidak di tempat lagi. Namun demikian, kami tim sudah mengetahui keberadaannya,” jelasnya.
Calvijn menegaskan bahwa penanganan kasus narkoba memiliki prosedur khusus, terutama terkait penangkapan yang harus disertai barang bukti.
“Kita tidak bisa menangkap kalau tidak ada barang bukti,” tegasnya.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba yang terekam dalam video viral tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login