Newestindonesia.co.id, Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,9 mengguncang wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut), pada Senin dini hari, 12 Januari 2026 pukul 00.28 WIB. Peristiwa ini tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi mereka.
Menurut data BMKG, epicenter gempa berada di koordinat 7,65 Lintang Utara dan 125,91 Bujur Timur, dengan kedalaman 82 kilometer di bawah permukaan laut. Pusat gempanya berada sekitar 414 kilometer barat laut Melonguane, Sulut.
“Gempa Mag: 4.9, 12-Jan-2026 00:28:01WIB, Lok: 7.65LU, 125.91BT (414 km Barat Laut MELONGUANE-SULUT), Kedalaman: 82 Km,” tulis BMKG dalam akun X.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa ini. BMKG juga mengingatkan bahwa informasi yang disampaikan mengutamakan kecepatan, sehingga data yang dipublikasikan bisa berubah seiring dengan pengolahan data yang lebih lengkap.
Latar Belakang Gempa di Wilayah Sulut
Wilayah Sulawesi Utara dan Kepulauan Talaud merupakan salah satu daerah yang secara geologis aktif terhadap gempa bumi karena berada di wilayah pertemuan lempeng tektonik di Indonesia. Dalam minggu sebelumnya, wilayah ini juga sempat diguncang gempa dengan magnitudo lebih besar, yakni M 6,5 pada awal Januari 2026 yang tercatat mengguncang daerah yang sama.
Imbauan BMKG dan Mitigasi Risiko
BMKG selalu mendorong masyarakat untuk memahami tanda-tanda gempa susulan, termasuk menjaga keselamatan diri saat terjadi getaran kuat maupun gempa lanjutan. Meski gempa pada dini hari ini belum dilaporkan menimbulkan dampak signifikan, masyarakat di sejumlah titik pantai juga diimbau tetap waspada meskipun potensi tsunami belum dinyatakan oleh BMKG.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login