Newestindonesia.co.id – Bali, Kelangkaan gas LPG 3 kilogram kembali terjadi di Kota Denpasar, Provinsi Bali, sejak Minggu hingga Rabu, 25–28 Januari 2026. Kondisi ini membuat warga panik dan terpaksa berkeliling mencari tabung gas melon untuk kebutuhan memasak sehari-hari.
“Kemarin malam (27/1) sejumlah warung di seputaran Denpasar Timur (Kertalangu, Biaung), SPBU Ketewel, Warung Di Ketewel & Celuk, SPBU Batubulan, SPBU Gatot Subroto Timur (Samping Perumahan Teras Ayung), SPBU Sanur (Sebelum KFC Wayang Sanur), Warung- warung di Sanur, SPBU Sesetan, SBPU Suwung, Warung di Perumahan Sekar Tunjung, Warung di Batubulan kosong. Saya keliling dari jam 9 malam sampai jam 00.15 WITA dini hari,” ungkap salah satu warga saat ditanya oleh Newest Indonesia.
Pantauan di sejumlah pangkalan dan warung pengecer menunjukkan stok LPG 3 kg kosong atau sangat terbatas. Warga mengaku kesulitan mendapatkan gas, bahkan sejak pagi hari.
Kelangkaan ini membuat sebagian warga memilih menunggu pasokan datang, sementara lainnya terpaksa membeli dengan harga lebih mahal di tingkat pengecer.
Harga Naik di Tingkat Pengecer
Akibat terbatasnya stok, harga LPG 3 kg di tingkat pengecer dilaporkan mengalami kenaikan. Jika biasanya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), kini warga harus membayar lebih mahal.
Baca di halaman selanjutnya >>>
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login