Newestindonesia.co.id, DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan kejelasan terkait rencana program beasiswa bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK). Kejelasan tersebut dinilai penting agar program bantuan pendidikan tersebut benar-benar tepat sasaran dan dapat membantu keluarga yang membutuhkan.
Pemkot Surabaya sebelumnya merencanakan pemberian beasiswa kepada sekitar 8.000 siswa PAUD dan TK yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan yang diberikan sebesar Rp50 ribu per bulan untuk masing-masing siswa penerima.
Menanggapi rencana tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai meminta agar pemerintah kota memastikan berbagai aspek teknis program terlebih dahulu, mulai dari penganggaran hingga mekanisme pengawasan.
“Kalau memang ini untuk membantu orang tua yang kurang mampu agar anaknya tetap bisa sekolah PAUD atau TK, saya tentu sependapat. Pendidikan usia dini itu penting,” kata Bahtiyar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/3/2026).
Namun demikian, ia menilai program tersebut perlu dipastikan secara matang sebelum direalisasikan. Menurutnya, kejelasan sumber anggaran, mekanisme penyaluran, serta sistem pengawasan harus disusun dengan baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Pentingnya Kepastian Anggaran dan Mekanisme
Bahtiyar mengaku baru mengetahui rencana program beasiswa tersebut. Meski demikian, secara prinsip ia menyatakan dukungannya apabila kebijakan tersebut memang ditujukan untuk membantu keluarga kurang mampu.
Ia menegaskan bahwa pemerintah kota perlu memastikan program tersebut sudah dibahas secara jelas dalam perencanaan anggaran daerah, mengingat jumlah penerima yang mencapai ribuan siswa tentu membutuhkan alokasi dana yang tidak sedikit.
Selain itu, DPRD juga meminta agar Pemkot Surabaya menyiapkan sistem pengawasan yang jelas sehingga bantuan benar-benar diterima oleh anak-anak dari keluarga yang berhak.
Ditujukan untuk Keluarga Miskin dan Pra-Miskin
Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan tengah melakukan pendataan untuk memastikan calon penerima bantuan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
Program beasiswa ini diprioritaskan bagi anak dari keluarga miskin dan pra-miskin yang masih tercatat dalam basis data resmi pemerintah kota. Pendataan ulang dilakukan untuk memastikan kesesuaian nama serta kondisi di lapangan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan konsolidasi data agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.
“Saat ini melakukan konsolidasi data. Jadi harus benar-benar verifikasi terlebih dahulu siapa yang berhak menerima beasiswa itu,” kata Febrina.
Ia menambahkan bahwa proses pendataan dilakukan bersama Dinas Sosial Kota Surabaya untuk memastikan calon penerima memang berasal dari keluarga yang masuk kategori miskin atau pra-miskin.
Dukungan DPRD untuk Pendidikan Usia Dini
Meski meminta kejelasan teknis, DPRD Surabaya tetap memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah kota dalam meningkatkan akses pendidikan sejak usia dini.
Menurut Bahtiyar, pendidikan pada tahap PAUD dan TK memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan anak. Karena itu, program bantuan pendidikan bagi keluarga kurang mampu dinilai dapat membantu memastikan anak-anak tetap memperoleh akses pendidikan dasar sejak dini.
Dengan perencanaan yang matang serta pengawasan yang baik, DPRD berharap program beasiswa tersebut dapat berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login