Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial RDT di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok warga setelah dituduh berselingkuh dengan istri orang. Tidak hanya itu, rumah milik korban juga dirusak oleh massa dalam insiden tersebut.
Peristiwa itu terjadi di Sidenre, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, pada Selasa (17/3). Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan penindakan dan mengamankan sejumlah terduga pelaku.
Dantim Pegasus Resmob Polres Jeneponto, Aiptu Abdul Rasyad, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menangkap 11 orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. Para pelaku berasal dari latar belakang berbeda, mulai dari pelajar hingga pekerja swasta.
“Terjadi perusakan rumah warga dan penganiayaan. Kami telah mengamankan 11 orang terduga pelaku yang memiliki latar belakang berbeda, mulai dari pelajar hingga pekerja swasta,” ujar Rasyad kepada wartawan, Rabu (18/3/2026) dikutip detikSulsel.
Motif Cemburu Jadi Pemicu
Polisi menyebut aksi pengeroyokan itu dipicu rasa cemburu dari salah satu pelaku utama, yakni Asrul Azis (40). Ia mencurigai korban memiliki hubungan dengan istrinya.
“Motifnya karena cemburu. Dia kira selingkuh istrinya, padahal tidak,” kata Rasyad.
Akibat emosi tersebut, pelaku kemudian mengajak sejumlah orang untuk mendatangi rumah korban dan melakukan penyerangan.
Rumah Dirusak dan Korban Diserang
Dalam kejadian itu, massa melempari rumah korban menggunakan batu hingga mengalami kerusakan parah. Selain merusak bangunan, pelaku juga menyerang korban secara langsung.
“Rumah milik korban dirusak oleh sekelompok orang dengan cara dilempari batu hingga menyebabkan kerusakan parah. Para pelaku juga diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pria dengan cara melempar batu ke arah korban,” jelas Rasyad.
Pelaku Mengaku, Polisi Buru Lainnya
Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.
“Para terduga pelaku mengakui perbuatannya melakukan perusakan di lokasi tersebut. Beberapa pelaku lainnya masih dalam pencarian,” tutup Rasyad.
Kasus ini kini masih dalam penanganan kepolisian guna proses hukum lebih lanjut terhadap para pelaku.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login