Newestindonesia.co.id, Seorang lansia asal Depok, Jawa Barat, rela mengantre berjam-jam demi mengikuti kegiatan open house di Istana Negara, Jakarta, pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Lansia bernama Slamet Riyadi (63) tersebut sudah datang sejak pagi hari. Ia mulai mengantre sekitar pukul 09.00 WIB di kawasan Gerbang Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta Pusat.
Slamet mengaku datang dengan harapan mendapatkan bantuan sembako untuk menambah kebutuhan pangan keluarganya.
“Ya kan daripada kita kan udah libur kerja, daripada nganggur gitu ya, daripada di rumah kan bengong. Ya kita namanya orang nggak punya ya harus gimana caranya secara ini mencari nafkah gitu buat keluarga gitu,” ujar Slamet di lokasi, Sabtu (21/3/2026).
Ia berangkat dari rumahnya di Depok menggunakan kereta sekitar pukul 08.30 WIB. Momen ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti open house di Istana Negara.
“Nggak apa-apa. Ini saya seumur-umur baru ini aja. Baru aja ini. Baru ngantre. Dulu-dulu nggak pernah,” katanya.
Slamet diketahui kini bekerja sebagai pekerja serabutan setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) pada 2019. Sebelumnya, ia bekerja sebagai sopir.
Menurutnya, keikutsertaannya dalam acara tersebut juga sekadar mengisi waktu sekaligus mencoba peruntungan.
“Kalau diikhlasin ya saya terima, kalau nggak ya nggak masalah. Cuma kita daripada kita di rumah bengong,” ucapnya.
Selain berharap bantuan, Slamet juga menyinggung kondisi ekonomi yang menurutnya masih sulit. Ia berharap pemerintah dapat segera merealisasikan janji-janji kesejahteraan masyarakat.
“Kerjaan saya masih susah, sembako masih mahal, terus apa dan lain-lain masih susah juga,” tuturnya.
Slamet merupakan perantau asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang kini menetap di Depok. Ia datang dengan membawa tas kantong sederhana saat mengantre.
Open House Istana Dibuka untuk Ribuan Warga
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa gelar griya atau open house di Istana Kepresidenan dibuka untuk masyarakat umum sejak siang hari.
Acara tersebut dimulai sekitar pukul 12.00 WIB hingga sore hari dengan kapasitas sekitar 5.000 orang, serupa dengan pelaksanaan tahun sebelumnya.
“Kita buka (open house) setelah salat zuhur. Mungkin jam 12, jam 1, silakan. (Kapasitasnya) ya 5 ribuan mungkin seperti tahun lalu lah,” kata Teddy.
Ia juga menyebutkan bahwa panitia telah menyiapkan fasilitas tambahan seperti tenda di area luar untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
“Tentunya kita siapkan di dalam, nanti bila tidak muat, di luar juga sudah disiapkan,” ujarnya.
Masyarakat diimbau datang bersama keluarga untuk bersilaturahmi sekaligus merasakan suasana Lebaran di lingkungan Istana Kepresidenan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login