Newestindonesia.co.id, Tim SAR gabungan telah menemukan total delapan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dari jumlah itu, dua jenazah telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI), kata pihak berwenang pada Kamis (22/1).
Operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, Polri, TNI, relawan, dan pendaki kemanusiaan terus berlanjut meski kondisi medan berat dan cuaca buruk menyulitkan akses ke lokasi jatuhnya pesawat.
Temuan Korban dan Identifikasi
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menyampaikan kepada wartawan bahwa SAR telah menemukan sejumlah paket bagian tubuh korban di lokasi kejadian.
“Saya ingin sampaikan bahwa, sampai dengan hari ini, telah ditemukan dua korban dalam bentuk jenazah. Dengan body part total ada 9 paket,” ujar Syafii dikutip 22 Januari 2026.
Dari jenazah yang ditemukan, dua sudah teridentifikasi oleh tim DVI. Pramugari Florencia Lolita Wibisono dan staf kementerian bernama Deden Maulana telah dipastikan identitasnya melalui pemeriksaan tim forensik.
Kedua jenazah telah dibawa ke makam atau rumah duka masing-masing keluarga setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan identifikasi yang cermat. Proses identifikasi bagian tubuh lain masih berlangsung menggunakan kombinasi sidik jari, data gigi, dan analisis DNA — apabila metode primer tidak dapat dipenuhi.




You must be logged in to post a comment Login