Newestindonesia.co.id, Bencana banjir bandang melanda Desa Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Jumat (6/3) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang hanyut terbawa arus deras, dengan satu korban dilaporkan meninggal dunia, empat selamat, dan tiga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 20.00 WITA setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras yang memicu aliran air sungai meluap dan berubah menjadi banjir bandang.
Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai korban hanyut pada Sabtu pagi.
“Berdasarkan informasi dari Perbekel Desa Banjar pukul 06.30 Wita, banjir bandang terjadi pukul 20.00 Wita dengan delapan orang hanyut, empat orang diantaranya selamat, tiga orang masih dalam pencarian, dan satu orang meninggal dunia,” kata Kepala Pelaksana BPBD Bali I Gede Agung Teja Bhusana dikutip melalui Antara.
Menurut dia, hingga Sabtu pagi tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap tiga korban yang dilaporkan hilang.
Gede Teja saat dikonfirmasi di Denpasar, Sabtu, menyampaikan ia saat ini sedang di perjalanan menuju Desa Banjar, khususnya lokasi tiga korban yang belum ditemukan.
Tiga Korban Masih Dicari
BPBD Bali merinci tiga korban yang hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Adapun tiga orang korban yang belum ditemukan atau masih dalam pencarian, yaitu warga Banjar Ambengan atas nama Komang Suci (44), Putu Wini (17), dan Kadek Wahyu (12).
Sementara itu, empat korban lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat terseret arus banjir bandang.
Kemudian, empat korban yang ditemukan selamat, yaitu warga Banjar Ambengan atas nama Kadek Witana (45), Made Putra (76), Nyoman Mudra (73), dan Putu Suami (72).
Di sisi lain, satu korban dinyatakan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Sementara untuk korban meninggal dunia bernama Dewa Ketut Adi Suarjaya (55), warga Banjar Santal.
BPBD Fokuskan Pencarian dan Penanganan Dampak Bencana
BPBD Bali menyatakan bahwa dalam beberapa jam terakhir sejumlah kejadian kebencanaan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah, khususnya di Kabupaten Buleleng, menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi.
Tim SAR gabungan bersama aparat setempat kini terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai dan lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik korban terbawa arus.
Selain upaya pencarian korban, petugas juga melakukan penanganan awal terhadap dampak banjir bandang, termasuk memastikan kondisi warga di sekitar lokasi kejadian serta meminimalkan risiko bencana susulan.
Pihak BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, khususnya di sekitar aliran sungai dan lereng perbukitan, untuk meningkatkan kewaspadaan terutama saat hujan deras yang berpotensi memicu banjir bandang maupun tanah longsor.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login