Newestindonesia.co.id, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung merancang pembangunan jalan baru sepanjang 17,7 kilometer yang menghubungkan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Barat hingga kawasan Canggu dan Terminal Mengwi. Proyek infrastruktur strategis ini ditargetkan mulai digarap pada 2026 dan rampung pada 2028.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengungkapkan tahap awal proyek akan difokuskan pada pembebasan lahan sebelum masuk ke fase konstruksi.
“Di perubahan 2026 kita mulai bergerak untuk pembebasan lahan. Harapannya nanti 2027, kekurangan lahan kita tambah lagi anggarannya sekaligus biaya konstruksi untuk jalan Canggu, Terminal Mengwi, hingga Werdi Bhuwana,” ujar Adi Arnawa dikutip melalui detikBali.
Skema Multi-Years, Konstruksi Dimulai 2027
Pembangunan fisik jalan akan menggunakan skema tahun jamak (multi-years) yang direncanakan dimulai pada 2027. Dengan skema tersebut, proyek ditargetkan bisa selesai dan mulai digunakan masyarakat pada 2028.
Adi Arnawa optimistis keberadaan jalur baru ini akan membawa perubahan signifikan terhadap konektivitas wilayah di Badung dan sekitarnya.
“Coba bayangkan kalau itu bisa terwujud 2028 nanti karena akan dibangun 2027 dengan multi-years 2028 konstruksinya. Berarti orang yang mau pergi ke Canggu dari Mengwi atau dari Tabanan tidak perlu lagi lewat Kerobokan. Dalung pun tidak akan macet lagi,” kata Adi Arnawa.
Solusi Kemacetan Kawasan Pariwisata
Pembangunan jalan ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengurai kemacetan di kawasan penyangga pariwisata Bali, khususnya Badung.
Selama ini, titik kemacetan kerap terjadi di sejumlah wilayah seperti Kerobokan, Beringkit, hingga Lukluk. Dengan adanya jalur baru, arus kendaraan diharapkan dapat terdistribusi lebih merata.
“Artinya kemacetan yang terjadi di Kerobokan serta hambatan di Beringkit dan Lukluk itu akan bisa dikurangi. Jadi orang besok mau ke Bedugul tidak perlu lewat Sempidi lagi, tapi bisa lewat Gatot Subroto Barat langsung ke kanan menuju Terminal Mengwi,” jelasnya.
Proyek Jalan Lain Juga Dikebut
Selain jalur Gatsu Barat–Canggu–Mengwi, Pemkab Badung juga mengerjakan sejumlah proyek jalan lain pada 2026. Di antaranya:
- Lingkar Barat Jimbaran–Uluwatu
- Jalur Uluwatu–Lingkar Selatan (Sawangan–Melasti)
- Jalan pintas Berawa menuju Teuku Umar Barat
Menurut Adi Arnawa, proyek-proyek tersebut ditargetkan bisa mulai dimanfaatkan pada periode 2026 hingga 2027.
“Ini 2026 sudah dikerjakan dan astungkara 2026 sampai 2027 itu sudah bisa dipakai jalan itu,” paparnya.
Rencana Jalan Lebar 30 Meter di Abiansemal
Tak hanya itu, pemerintah juga merancang pembangunan jalan selebar 30 meter di wilayah Abiansemal untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan.
Jalur tersebut direncanakan menghubungkan Polres Badung hingga wilayah Latu, Semana, dan Desa Angantaka guna mengatasi kemacetan di kawasan Mambal.
“Kita rancang semua jalan itu lebarnya 30 meter agar orang di Abiansemal nanti benar-benar merasakan berada di jalan tol. Saya bayangkan warga merasa tidak lagi di Abiansemal, tapi merasa ada di kawasan metropolitan,” tuturnya.
Proyek Strategis Dorong Mobilitas dan Ekonomi
Dengan nilai investasi mencapai Rp 4,5 triliun, proyek jalan Gatsu Barat–Canggu–Mengwi diharapkan tidak hanya mengurai kemacetan, tetapi juga mempercepat mobilitas masyarakat dan wisatawan di Bali.
Keberadaan jalur alternatif ini juga diproyeksikan memperkuat konektivitas antara Denpasar, Badung, hingga Tabanan tanpa harus melalui titik-titik kemacetan utama.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login