Newestindonesia.co.id, Arus lalu lintas kendaraan di ruas Tol Pandaan–Malang mencatat peningkatan signifikan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Data dari PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) menunjukkan lonjakan volume kendaraan yang keluar masuk wilayah Malang pada periode H-7 hingga H+5 libur akhir tahun 2025.
Berdasarkan data resmi, 881.733 kendaraan melintas di Tol Pandaan–Malang pada periode tersebut. Jumlah ini meningkat sekitar 15,54 % dibandingkan volume lalu lintas harian normal. Jumlah kendaraan yang masuk maupun meninggalkan Malang selama periode itu mencapai 763.126 unit.
General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, mengatakan bahwa pihaknya siap memastikan layanan optimal selama masa liburan.
“JPM selalu siaga untuk memastikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan yang melewati Tol Pandaan-Malang, baik layanan transaksi, layanan lalu lintas, layanan preservasi, maupun layanan rest area,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12).
Peningkatan di Gerbang-Gerbang Tol Utama
Analisis data menunjukkan bahwa hampir semua gerbang tol di ruas tersebut mengalami peningkatan volume kendaraan:
- Gerbang Tol Purwodadi → Malang: naik 16,02 %, mencapai 39.472 kendaraan.
- Gerbang Tol Lawang: kendaraan masuk 44.330 unit (naik 10,71 %) dan keluar 51.942 unit (naik 4,5 %).
- Gerbang Tol Singosari: salah satu gerbang tersibuk dengan 217.180 kendaraan masuk (naik 20,31 %) dan 205.141 kendaraan keluar (naik 20,63 %).
- Gerbang Tol Pakis: volume juga meningkat, baik kendaraan masuk maupun keluar.
- Gerbang Tol Malang: terjadi lonjakan kendaraan masuk 94.447 unit (naik 17,01 %) dan keluar 83.670 unit (naik 10,57 %).
Imbauan untuk Pengguna Jalan
JPM mengimbau para pengendara untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang guna mengantisipasi lonjakan trafik. Beberapa tips yang dianjurkan antara lain: memastikan kondisi kendaraan prima, mengisi bahan bakar dan saldo kartu elektronik, serta membawa bekal dan perbekalan yang cukup sebelum memasuki ruas tol.
Konteks Mobilitas Akhir Tahun
Lonjakan volume kendaraan ini sejalan dengan tren mobilitas masyarakat Indonesia menjelang libur panjang akhir tahun, di mana banyak pelancong dan pemudik memanfaatkan jalur tol sebagai akses utama ke berbagai destinasi wisata dan kampung halaman. Peningkatan serupa juga terpantau di lintasan penyeberangan Bali–Jawa, terutama oleh kendaraan roda dua dan truk menjelang Tahun Baru.
Pihak berwenang di Jawa Timur juga sebelumnya menegaskan kesiapan fasilitas transportasi darat menjelang musim libur akhir tahun, termasuk peningkatan pengawasan dan kesiapan fasilitas di wilayah timur provinsi.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login