Newestindonesia.co.id, Mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Alex Noerdin (76), tutup usia pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan dan menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Siloam Semanggi, Jakarta. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh pihak keluarga melalui juru bicara.
“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Bapak Alex Noerdin di RS Siloam Semanggi Jakarta pukul 13.30 WIB,” ujar Okta Alfarisi, juru bicara keluarga, di Jakarta dikutip melalui detikSumbagsel.
Saat ini, jenazah almarhum sedang dalam proses pemulangan ke Palembang dan rencananya akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Merdeka sebelum dimakamkan. Jadwal pemakaman masih menunggu kesepakatan keluarga.
Perjalanan Kondisi Kesehatan
Sebelum meninggal dunia, Alex Noerdin dikabarkan mengalami penurunan kondisi kesehatan sejak beberapa hari terakhir dan sempat dirawat di ruang ICU. Karena keterbatasan fasilitas medis di Palembang, ia kemudian dirujuk ke RS Siloam Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
Karier Politik dan Warisan
Alex Noerdin, lahir 9 September 1950 di Palembang, merupakan tokoh politik senior dan pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Selatan dua periode (2008–2013 dan 2013–2018). Sepanjang masa jabatan, ia dikenal sebagai kader utama Partai Golkar dan pengusung sejumlah program infrastruktur dan publik di provinsi tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, memberikan penghormatan atas jasa almarhum:
“Beliau termasuk Gubernur yang banyak membawa kemajuan bagi Sumsel,” ujar Sarmuji saat dikonfirmasi wartawan.
“Semoga semua amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.”
Kondisi Hukum Terakhir
Di akhir kariernya, Alex Noerdin juga sempat menjalani proses hukum. Ia menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek revitalisasi Pasar Cinde di Palembang dan tengah menjalani hukuman penjara akibat vonis dalam beberapa kasus korupsi sebelumnya. Namun, proses persidangan sempat tertunda karena kondisi kesehatannya.
Kabar meninggalnya mantan gubernur ini langsung menyebar melalui pesan singkat dan media sosial, memicu duka di kalangan masyarakat Sumatera Selatan dan pejabat politik nasional. Banyak yang turut memberikan penghormatan atas kontribusinya terhadap pembangunan daerah.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login