Newestindonesia.co.id, Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, menyatakan perasaan terhormat usai diangkat sebagai anggota Dewan Pengurus Bill & Melinda Gates Foundation (Gates Foundation), sebuah yayasan filantropi global yang fokus pada isu kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan.
Pengangkatan Sri Mulyani ini diumumkan secara resmi oleh Gates Foundation, yang merupakan organisasi nirlaba yang didirikan oleh pendiri Microsoft, Bill Gates, bersama Melinda French Gates.
Keputusan ini menandai keterlibatan Sri Mulyani dalam badan pengambil kebijakan strategis di yayasan internasional tersebut, yang memiliki dampak luas terhadap program-program pembangunan global.
Dalam keterangannya kepada media, Sri Mulyani menyampaikan rasa hormatnya atas penunjukan tersebut. Kata dia, kesempatan bergabung dengan Dewan Pengurus merupakan kehormatan pribadi sekaligus bentuk tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam kerja-kerja filantropi berskala global.
“Saya merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi bagian dari Dewan Pengurus Gates Foundation,” dikutip melalui laman resmi Gates Foundation (13/1).
Pengalaman luas Sri Mulyani dalam kebijakan fiskal dan pembangunan nasional dipandang sebagai nilai tambah signifikan bagi tim kepemimpinan Gates Foundation. Sebelumnya, Sri Mulyani terkenal sebagai salah satu menteri keuangan yang berpengaruh di Asia Tenggara dan pernah menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer di Bank Dunia.
Gates Foundation sendiri selama bertahun-tahun gencar menggalakkan berbagai program pemberdayaan dan pengembangan di berbagai negara, termasuk pembiayaan untuk kesehatan masyarakat, pengurangan stunting, dan program pemberdayaan perempuan.
Sri Mulyani dipandang akan membawa perspektif kebijakan publik yang kuat dalam memperkuat misi yayasan ini di masa depan.
Pengangkatan Sri Mulyani ini juga dilihat sebagai pengakuan atas rekam jejak Indonesia dalam forum internasional dan kontribusi tokoh nasional dalam kebijakan global, khususnya di bidang pembangunan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login