Sikap Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Menanggapi OTT tersebut, Direktur Jenderal Bea dan Cukai menyatakan pihaknya kooperatif dan menghormati proses hukum yang berjalan. Dalam pernyataannya, pejabat humas DJBC menegaskan bahwa pengawasan internal tetap berjalan sambil mendukung penyelidikan KPK.
“Kami masih mengikuti perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini dan akan kooperatif dalam pemeriksaan,” — Perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Tren OTT KPK Tahun 2026
OTT di lingkungan Bea Cukai ini merupakan salah satu dari beberapa operasi yang digelar KPK sepanjang awal tahun 2026, termasuk OTT pada pejabat Pajak dan pejabat daerah lainnya. Langkah ini memperlihatkan intensifikasi upaya pemberantasan korupsi terhadap alur keuangan negara dan proses administrasi impor.
Operasi OTT KPK di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada 4 Februari 2026 mengungkap dugaan korupsi terkait importasi barang oleh pihak swasta. Sejumlah pejabat dan mantan pejabat termasuk mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan diamankan, dan KPK menyita uang miliaran rupiah serta 3 kg emas sebagai barang bukti. Proses hukum masih berjalan dan KPK akan mengumumkan status hukum para pihak dalam waktu 24 jam.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login