Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

KPK OTT Di Kantor Bea Cukai, Dugaan Korupsi Importasi Jadi Pemicu Penangkapan

Jubir KPK Budi Prasetyo (Kurniawan/detikcom)

Newestindonesia.co.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Kementerian Keuangan, di Jakarta dan Lampung. OTT ini diduga terkait dengan praktik korupsi yang berhubungan dengan kegiatan importasi barang ke Indonesia oleh pihak swasta.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan kepada wartawan bahwa operasi senyap merupakan respon atas dugaan tindak pidana korupsi yang “berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta.”

“Terkait dengan konstruksi perkaranya, yaitu berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta,” — Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Dikutip melalui detikNews.

Budi menyebutkan bahwa sejumlah pihak telah diamankan di dua lokasi berbeda, yaitu Jakarta dan Lampung, dalam operasi yang berlangsung sejak Rabu siang. Hingga kini, nama lengkap para pihak masih dalam proses pemeriksaan oleh tim penyidik KPK.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Siapa yang Diamankan dan Barang Bukti yang Disita

Dalam OTT ini, KPK menyita sejumlah barang bukti, termasuk:

  • Uang tunai bernilai miliaran rupiah
  • Valuta asing pertukaran asing
  • Logam mulia (emas) seberat sekitar 3 kilogram

Informasi tersebut disampaikan dari lokasi OTT dan dikonfirmasi oleh pihak kepolisian dalam upaya dokumentasi barang bukti.

Salah satu pihak yang disebut turut diamankan adalah mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, berinisial Rizal, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat setelah dilantik pada Januari 2026.

Dua OTT Berbeda, Kasus Tidak Terkait

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto memastikan bahwa operasi tangkap tangan terhadap pejabat Bea Cukai ini bersamaan dengan OTT lain yang terjadi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kedua penindakan tersebut tidak saling berkaitan dan merupakan kasus yang berbeda.

Baca juga:  Apa Solusi Kemacetan Parah yang Terjadi di Indonesia? Ini Pembahasan Lengkapnya

“Jadi hari ini ada dua OTT. Satu di Banjarmasin dan yang kedua di Bea Cukai Jakarta. Ini beda kasus,” — Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto

Advertisement. Scroll to continue reading.

KPK kini memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan sesuai prosedur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca Di Halaman Selanjutnya >>>

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Laman: 1 2

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang istri melabrak wanita yang diduga memiliki hubungan spesial dengan suaminya viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita uang tunai dalam bentuk dolar Amerika Serikat (AS) yang nilainya setara sekitar Rp1 miliar dari kantor PT Asmin Koalindo...

Regional

Newestindonesia.co.id, Suasana acara halalbihalal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berubah tegang setelah Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyinggung status masa lalu Wakil Bupati (Wabup) Lebak,...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pelarian mantan pejabat Bank Negara Indonesia (BNI) yang diduga menggelapkan dana jemaat senilai Rp28 miliar akhirnya berakhir. Tersangka Andi Hakim Febriansyah diamankan aparat...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Kedua tersangka tersebut adalah mantan Menteri Agama...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan program pasar murah bagi masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Teddy...

Regional

Newestindonesia.co.id, Pengadilan Negeri (PN) Jambi mengungkap alasan perubahan status penahanan terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi senilai Rp105 miliar yang kini menjadi tahanan rumah. Perubahan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Niat hati pulang kampung ke Yogyakarta, rombongan pemudik asal Lampung justru mengalami kecelakaan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Mobil minibus yang mereka tumpangi...

Advertisement